Ribuan Porsi Rendang Dibagikan, Muhidi Apresiasi Inisiatif Polda Sumbar

Parlemen375 Dilihat

Padang, RANAHNEWS – Rendang bukan sekadar makanan, tetapi simbol yang menyatukan masyarakat Minangkabau. Momen Hari Bhayangkara ke-79 menjadi saksi ketika ribuan porsi rendang dimasak bersama di depan Kantor Polda Sumbar, Padang, Minggu (22/6/2025). Kegiatan unik ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta dan mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi.

Muhidi memandang kegiatan tersebut sebagai langkah strategis yang tidak hanya menonjolkan kelezatan rendang, tetapi juga mendorong penguatan UMKM dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kita mengapresiasi seluruh pihak, terutama para Bhayangkari yang bekerja keras memasak rendang dan membagikannya kepada masyarakat Kota Padang,” ujar Muhidi.

Ia meyakini, rendang harus terus didorong menjadi ikon Minangkabau yang mampu bersaing di pasar nasional. Menurutnya, kuliner legendaris ini harus menjadi produk unggulan UMKM yang dapat menggerakkan perekonomian masyarakat.

Muhidi berharap, kegiatan seperti ini mampu membangun sinergi yang semakin kuat antara masyarakat dan kepolisian. Ia menilai, hubungan yang harmonis merupakan pondasi utama dalam menciptakan keamanan dan ketertiban sosial di Sumatera Barat.

Di sela kegiatan, Muhidi bersama Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta dan Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy mengunjungi stand Bhayangkari, mencicipi rendang yang telah dimasak, serta berinteraksi langsung dengan warga. Panitia menyiapkan sekitar 10 ribu porsi rendang yang dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta mengungkapkan, peringatan Hari Bhayangkara tahun ini dikemas dengan cara berbeda. Sebanyak 1.000 anggota Bhayangkari dari seluruh jajaran Polda Sumbar terlibat memasak satu ton rendang secara serentak di dapur terbuka. Ia menargetkan kegiatan ini memecahkan dua Rekor MURI sekaligus.

Menurut Kapolda, kegiatan ini bukan sekadar mengejar rekor, tetapi lebih dari itu, merupakan bentuk pendekatan humanis kepolisian kepada masyarakat melalui jalur budaya. “Rendang bukan hanya makanan, ini adalah kebanggaan Minangkabau. Kami ingin semakin dekat dengan masyarakat, sekaligus mempromosikan kuliner lokal,” ujar Irjen Pol Gatot.

Ia menambahkan, dukungan terhadap UMKM dan pelestarian budaya daerah menjadi komitmen Polda Sumbar. Dengan langkah-langkah kreatif seperti ini, ia berharap hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat dan bermakna. (rn/*/pzv)

Komentar