Pemko Padang Gelar Jambore KSB, Libatkan 700 Relawan

News33 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com — Sebanyak 700 relawan Kelompok Siaga Bencana (KSB) dari berbagai wilayah di Kota Padang akan mengikuti Jambore KSB Tahun 2026 yang digelar pada 12-14 Juni 2026 di Bumi Perkemahan ABG, Lubuk Minturun. Kegiatan ini disiapkan sebagai upaya memperkuat kapasitas, koordinasi, dan kesiapsiagaan relawan dalam menghadapi bencana.

Menjelang pelaksanaan kegiatan, Pemerintah Kota Padang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus mematangkan berbagai persiapan agar jambore berlangsung lancar dan sukses.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan seluruh jajaran panitia saat ini fokus menyelesaikan berbagai kebutuhan teknis di lokasi kegiatan.

“Alhamdulillah, saat ini persiapan terus kita lakukan. Tinggal menghitung waktu menuju pelaksanaan Jambore KSB Kota Padang Tahun 2026. Sekitar 700 relawan akan hadir mengikuti kegiatan ini. Kami bersama panitia terus berbenah dan mematangkan seluruh kebutuhan agar pelaksanaan jambore berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta,” kata Hendri di Padang, Kamis (11/6/2026).

Persiapan yang dilakukan meliputi pembenahan area perkemahan, kesiapan lokasi simulasi dan pelatihan, penyediaan fasilitas kebersihan pendukung, hingga pengaturan teknis kedatangan peserta.

Jambore KSB 2026 tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarrelawan, tetapi juga wadah peningkatan kompetensi bagi para relawan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat saat terjadi bencana.

Sejumlah kegiatan telah disiapkan panitia, di antaranya latihan manajemen posko darurat, pelatihan pertolongan pertama gawat darurat (PPGD), penggunaan gergaji mesin (chainsaw), penggunaan radio komunikasi (handy talky), malam keakraban, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Hendri berharap seluruh rangkaian kegiatan mampu meningkatkan kemampuan teknis sekaligus memperkuat solidaritas relawan kebencanaan di Kota Padang.

“Seluruh kegiatan itu kita harapkan nantinya dapat mendongkrak kemampuan teknis, sinergi, dan solidaritas para relawan kebencanaan,” ujarnya.

Menurut Hendri, keberadaan KSB memiliki peran strategis dalam sistem penanggulangan bencana berbasis masyarakat sehingga penguatan kapasitas relawan perlu terus dilakukan secara berkelanjutan.

“KSB merupakan ujung tombak penanggulangan bencana di tingkat masyarakat. Karena itu, peningkatan kapasitas dan kekompakan relawan menjadi hal yang sangat penting untuk terus kita perkuat,” katanya.

Jambore KSB Tahun 2026 menjadi salah satu kegiatan kebencanaan terbesar yang digelar Pemerintah Kota Padang sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang tangguh terhadap bencana. Sesuai jadwal, kegiatan tersebut akan dibuka langsung oleh Wali Kota Padang. (rn/*/pzv)

Komentar