Maigus Nasir Minta Mahasiswa KKN Perkuat Program Smart Surau

Pendidikan15 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com – Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir resmi melepas 345 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang sekaligus mengarahkan agar seluruh program pengabdian mahasiswa terintegrasi dengan Program Unggulan (Progul) Pemerintah Kota Padang, yakni Smart Surau. Pelepasan berlangsung di Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang, Senin (20/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Maigus Nasir menegaskan percepatan pembangunan menuju Kota Padang yang maju dan sejahtera membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk perguruan tinggi. Menurutnya, kehadiran mahasiswa sebagai intelektual muda memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah melalui pengabdian di tengah masyarakat.

Pelepasan mahasiswa KKN tersebut turut dihadiri Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama UIN Imam Bonjol Padang Dr. H. Masmuni Mahatma, Camat Koto Tangah Rio Ebu Pratama, Camat Kuranji Rozaldi Rosman, para lurah di Kecamatan Koto Tangah dan Kecamatan Kuranji, serta dosen pembimbing lapangan UIN Imam Bonjol.

Maigus Nasir menginstruksikan mahasiswa agar mengintegrasikan program kerja KKN dengan Smart Surau melalui pemetaan masjid di lokasi pengabdian dan pembentukan Remaja Masjid Reborn sebagai wadah pembinaan generasi muda berbasis rumah ibadah.

“Atas nama Pemerintah Kota Padang, kami mengucapkan selamat datang kepada para mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol. Kehadiran adik-adik sekalian sangat berarti bagi kami, karena sejalan dengan visi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang untuk menggerakkan segala potensi guna mewujudkan Kota Padang yang pintar dan sehat, berlandaskan agama dan budaya,” ujar Maigus Nasir.

Ia berharap mahasiswa mampu mendorong lahirnya kegiatan positif di lingkungan masjid sekaligus mengembangkan potensi generasi muda melalui program yang dijalankan selama KKN.

“Kami mengharapkan mahasiswa dapat memetakan masjid-masjid di lokasi pengabdian dan mendirikan ‘Remaja Masjid Reborn’ sebagai bagian dari program Smart Surau. Wadah ini dibentuk untuk menggali serta mengembangkan minat dan bakat generasi muda, termasuk melatih kemampuan mereka dalam mengelola berbagai kegiatan positif (event management),” katanya.

Selain menjalankan program kerja, Maigus juga mengingatkan mahasiswa agar membangun kedekatan dengan masyarakat dan menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat pengabdian. Ia turut meminta para lurah memberikan pendampingan kepada mahasiswa selama pelaksanaan KKN.

“Jangan ada jarak dengan masyarakat, anggap lokasi KKN sebagai kampung sendiri dan anggap warga sebagai orang tua sendiri. Untuk para Lurah, tolong terima mereka dengan hangat sebagai anak, bukan sekadar sebagai adik,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama UIN Imam Bonjol Padang, Dr. H. Masmuni Mahatma, mengingatkan mahasiswa agar menjaga integritas, moralitas, dan nama baik almamater selama menjalankan pengabdian di tengah masyarakat.

“Jaga nama baik almamater kampus. Ingat, almamater bukan sekadar identitas fisik, melainkan ada pesan moral dan amanat besar di dalamnya yang harus dijaga dengan perilaku yang baik,” ujar Masmuni.

Kegiatan KKN UIN Imam Bonjol Padang berlangsung selama satu bulan, mulai 20 Juli hingga 20 Agustus 2026. Sebanyak 345 mahasiswa disebar di 22 kelurahan yang meliputi sembilan kelurahan di Kecamatan Kuranji dan 13 kelurahan di Kecamatan Koto Tangah. (rn/*/pzv)

Komentar