Wali Kota Pariaman Mulai Pembangunan RTLH untuk Lansia

News32 Dilihat

Pariaman, RANAHNEWS.com — Rumah Dastri Marni, 66, warga Dusun II Kampung Koto, Desa Balai Kurai Taji, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman, mulai dibangun melalui program Pariaman Peduli, Kamis (3/9/2026).

Pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad. Dastri Marni menerima bantuan sebesar Rp20 juta dari program Pariaman Peduli.

Yota Balad mengatakan kehadiran Pemerintah Kota Pariaman bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pariaman bertujuan memastikan dana zakat yang dihimpun dari aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat disalurkan tepat sasaran kepada warga yang membutuhkan bantuan perumahan.

“Peletakan batu pertama ini merupakan wujud komitmen nyata Pemko Pariaman bersama BAZNAS untuk menghadirkan hunian yang aman dan bermartabat bagi warga kita, khususnya para lansia. Melalui bantuan Rp20 juta dari program Pariaman Peduli ini, kami ingin memastikan Ibu Dastri Marni tidak lagi merasa cemas saat hujan atau angin kencang datang. Kita targetkan proses pembangunan ini dapat berjalan lancar sehingga beliau bisa segera menempati rumah baru yang jauh lebih nyaman dan sehat,” ujarnya.

Pemko Pariaman terus memperkuat sinergi dengan BAZNAS Kota Pariaman dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Peletakan batu pertama tersebut menandai dimulainya renovasi rumah Dastri Marni agar menjadi hunian yang aman, sehat, dan layak ditinggali.

Yota berharap program tersebut tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga mendorong semangat gotong royong masyarakat untuk membantu warga yang membutuhkan.

“Kami berharap program ini tidak berhenti sebatas perbaikan fisik bangunan saja, tetapi juga menjadi pemantik semangat gotong royong di tengah masyarakat sekitar untuk saling membantu tetangga yang membutuhkan. Ke depan, Pemko Pariaman berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program RTLH ini agar semakin banyak warga kurang mampu yang merasakan manfaatnya, sehingga pemerataan kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan di Kota Pariaman dapat tercapai secara optimal,” harapnya.

Dastri Marni menyampaikan rasa haru dan terima kasih setelah menerima bantuan secara langsung. Bantuan tersebut menjadi jawaban atas harapannya untuk memiliki hunian yang lebih kokoh dan layak bagi keluarganya.

“Saya sangat terharu dan mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Bapak Wali Kota Pariaman dan BAZNAS yang telah datang langsung meletakkan batu pertama di rumah saya. Bantuan Rp20 juta ini adalah hal yang sangat saya impikan sejak lama untuk bisa memperbaiki tempat tinggal ini. Semoga Bapak Wali Kota dan seluruh jajaran ASN serta BAZNAS selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam membantu masyarakat,” ujarnya. (rn/*/pzv)

Komentar