Doni Harsiva Targetkan Infrastruktur Pascabencana Mulai Dieksekusi Tahun Depan

Parlemen45 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com — Percepatan rehabilitasi infrastruktur pascabencana di Sumatera Barat kembali didorong DPRD Sumbar dengan menargetkan pengerjaan ruas Jalan Pasar Baru–Alahan Panjang serta Jembatan Anduriang mulai direalisasikan dalam waktu dekat.

Ketua Komisi IV DPRD Sumbar, Doni Harsiva Yandra, menegaskan dua proyek strategis tersebut harus segera masuk tahap eksekusi setelah pembahasan bersama instansi teknis terkait penanganan infrastruktur pascabencana.

Penegasan itu disampaikan Doni usai rapat kerja Komisi IV DPRD Sumbar bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), Balai Wilayah Sungai (BWS), Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumbar, BPBD, serta sejumlah organisasi perangkat daerah terkait, Senin (11/5/2026).

Menurut Doni, penanganan ruas Jalan Pasar Baru–Alahan Panjang dan Jembatan Anduriang kini menjadi perhatian pemerintah pusat dan masih berada pada tahap perencanaan teknis.

“Khusus ruas jalan Pasar Baru–Alahan Panjang itu di-handle oleh pusat, termasuk Jembatan Anduriang di Padang Pariaman,” kata Doni.

Ia menyebut pihak balai teknis telah memaparkan perkembangan proyek dalam rapat tersebut. Saat ini, proses masih berada pada tahap perencanaan awal sebelum masuk pengerjaan fisik.

“Dari pihak balai tadi disampaikan masih tahap perencanaan. Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa dieksekusi,” ujarnya.

Doni menilai percepatan rehabilitasi infrastruktur pascabencana membutuhkan koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat agar proses administrasi serta penganggaran tidak mengalami hambatan.

Karena itu, seluruh instansi teknis diminta segera menyiapkan kebutuhan administrasi dan dokumen pendukung agar proyek dapat berjalan sesuai target.

Ia menjelaskan sebagian besar proyek rehabilitasi infrastruktur di Sumbar menggunakan dukungan anggaran pemerintah pusat. Namun, pemerintah daerah tetap memiliki peran penting dalam menyiapkan dokumen teknis, termasuk Detail Engineering Design (DED).

“Kalau DED sudah siap, nanti pemerintah pusat tinggal mengalokasikan anggaran pengerjaannya,” katanya.

Selain penanganan jalan dan jembatan, rehabilitasi pascabencana di Sumbar juga mencakup normalisasi sungai, perbaikan irigasi, serta pemulihan lahan pertanian terdampak bencana.

“Kita ingin koordinasi ini lebih optimal supaya rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan maksimal,” tutup Doni. (rn/*/pzv)

Komentar