Maigus Nasir Ajak Warga Maknai Hijrah dengan Menjauhi Kemaksiatan

News45 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com – Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dimanfaatkan Pemerintah Kota Padang untuk mengajak masyarakat memperkuat semangat hijrah melalui perubahan perilaku menuju kehidupan yang lebih baik serta menjauhi segala bentuk kemaksiatan. Pesan itu disampaikan Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir saat memberikan tausiyah dalam kegiatan Subuh Mubarakah di Masjid Nurul Ikhlas, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Sabtu (27/6/2026).

Dalam tausiyahnya, Maigus menegaskan bahwa hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat, tetapi juga perubahan diri dengan meninggalkan segala perbuatan yang dilarang Allah SWT.

“Secara bahasa, hijrah berarti meninggalkan atau berpindah. Rasulullah SAW dalam hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim bersabda bahwa orang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan segala sesuatu yang dilarang oleh Allah SWT,” ujar Maigus.

Ia mengajak masyarakat menjadikan momentum 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai pengingat untuk membangun kehidupan yang berlandaskan keimanan dan ketakwaan.

“Momentum 1 Muharram 1448 Hijriah ini hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua. Jika ingin meraih rahmat dan keberkahan Allah SWT, maka wujudkanlah masyarakat yang beriman, bertakwa, serta menjauhi segala bentuk kemaksiatan,” katanya.

Menurut Maigus, semangat hijrah harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari dengan menolak berbagai bentuk kemaksiatan. Upaya tersebut terus digaungkan Pemerintah Kota Padang melalui berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, seperti Parade Tauhid, Deklarasi Anti Narkoba, serta gerakan Tolak LGBT.

Ia juga menekankan bahwa jihad pada masa sekarang diwujudkan dengan menjaga generasi muda dari berbagai perbuatan yang merusak.

“Jihad hari ini adalah menjaga anak-anak kita. Karena itu Pemerintah Kota Padang menghadirkan Program Smart Surau yang bertujuan mengajak anak-anak kembali meramaikan masjid, belajar mengaji, serta membiasakan diri dengan berbagai kegiatan keagamaan,” ucapnya.

Kegiatan Subuh Mubarakah tersebut turut dihadiri Plt Kabag Kesra Zul Asfi Lubis, Camat Nanggalo David Ferdinand, para lurah se-Kecamatan Nanggalo, serta jamaah Masjid Nurul Ikhlas.

Ketua Pengurus Masjid Nurul Ikhlas, Idrial Idrus, mengatakan kegiatan Subuh Mubarakah untuk pertama kalinya digelar sejak memasuki Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

“Kami berharap Subuh Mubarakah ini menjadi awal yang baik dalam menjalani Tahun Baru Islam. Semoga semangat hijrah tidak hanya menjadi seremonial, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui peningkatan ibadah, akhlak, dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Idrial. (rn/*/pzv)

Komentar