Pemkab Dharmasraya Ajak NU Perkuat Pembangunan Daerah

News15 Dilihat

Dharmasraya, RANAHNEWS.com — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mengajak Nahdlatul Ulama (NU) memperkuat kolaborasi pembangunan daerah di tengah tantangan ekonomi global dan kebijakan efisiensi anggaran. Komitmen tersebut disampaikan saat Pelantikan dan Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) I Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Dharmasraya Masa Khidmat 2026–2031 di Auditorium Dharmasraya, Pulau Punjung, Senin (23/6).

Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya Medison yang hadir mewakili Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menegaskan pemerintah daerah siap mendukung program-program NU yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam sambutan bupati yang dibacakannya, Medison menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus PCNU yang baru dilantik. Ia berharap amanah kepengurusan dijalankan dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab sebagai bentuk pengabdian kepada umat dan daerah.

Kepengurusan PCNU Kabupaten Dharmasraya Masa Khidmat 2026–2031 dipimpin K.M. Syarwan Syarif sebagai Rais Syuriyah dan A. Faizin, S.Pd.I., M.MPd. sebagai Ketua Tanfidziyah. Kepengurusan inti juga diperkuat Bud Sukardi sebagai Katib Syuriyah, Hendri Yamtiko Jati, S.Pd. sebagai Sekretaris, serta H. Haryanto, A.Md. sebagai Bendahara.

“NU bukan hanya slogan organisasi untuk menyatukan visi, tetapi harus bergerak ke dalam misi yang terukur dengan menghadirkan solusi nyata di tengah umat,” ujar Medison.

Ia menambahkan, program kerja organisasi harus dapat diwujudkan secara nyata dan dievaluasi secara berkala agar tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai secara optimal.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menyampaikan empat pesan strategis kepada kepengurusan PCNU yang baru. Pertama, memperkuat moderasi beragama dengan menebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin serta menjaga persatuan dan harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk.

Kedua, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang berdampak pada kebijakan efisiensi anggaran, terutama untuk mendukung sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan.

Ketiga, menjaga keberlanjutan kaderisasi melalui pembinaan generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kapasitas kepemimpinan. Keempat, memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Dharmasraya yang religius, damai, maju, dan berdaya saing.

“Pemerintah Kabupaten Dharmasraya membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan PCNU. Dengan semangat kebersamaan dan kerja nyata, kita optimistis dapat menghadapi berbagai tantangan pembangunan sekaligus mewujudkan Dharmasraya yang semakin maju, religius, dan sejahtera,” kata Medison membacakan sambutan bupati.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, perwakilan Kejaksaan Negeri Dharmasraya, Danyon Kompi C Brimob Dharmasraya Kompol Martin, anggota DPRD, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dharmasraya H. Masdan, Pengurus Syuriah PWNU Sumatera Barat KH. Bagus Budi, serta Bupati Dharmasraya periode 2005–2010 Marlon Mertua Datuak Rangkayo Mulie. (rn/*/pzv)

Komentar