Pemkab Dharmasraya Siap Perkuat Sinergi dengan LKAAM di Bawah Kepemimpinan Marlon Martua

News13 Dilihat

Dharmasraya, RANAHNEWS.com — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menyatakan siap memperkuat sinergi dengan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kabupaten Dharmasraya setelah H. Marlon Martua Datuak Rangkayo Mulieh terpilih sebagai Ketua LKAAM periode 2026–2031 dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Pulau Punjung, Senin (3/8/2026).

Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menyampaikan ucapan selamat kepada H. Marlon Martua Dt. Rangkayo Mulieh atas amanah yang diberikan untuk memimpin LKAAM Kabupaten Dharmasraya.

“Selamat kepada Bapak H. Marlon Martua Dt. Rangkayo Mulieh atas amanah yang diberikan untuk memimpin LKAAM Kabupaten Dharmasraya. Kami berharap kepengurusan yang baru dapat terus memperkuat peran lembaga adat sebagai mitra pemerintah dalam menjaga nilai-nilai adat sekaligus membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujar Annisa.

Menurutnya, LKAAM memiliki posisi strategis sebagai mitra Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dalam melestarikan adat, memperkuat persatuan masyarakat, serta menjadi jembatan penyelesaian berbagai persoalan adat di tengah masyarakat.

Annisa menegaskan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya siap menjalin komunikasi dan berkolaborasi dengan LKAAM, terutama dalam penanganan persoalan tanah ulayat yang berada di dalam kawasan hutan. Ia menilai penyelesaian persoalan tersebut memerlukan kesamaan pemahaman, dialog yang konstruktif, serta sinergi antara pemerintah, ninik mamak, dan seluruh pemangku kepentingan agar menghasilkan kepastian hukum tanpa mengabaikan hak-hak masyarakat adat.

Sementara itu, H. Marlon Martua Datuak Rangkayo Mulieh yang merupakan Ninik Mamak Kenagarian IV Koto Pulau Punjung dan pernah menjabat sebagai Bupati Dharmasraya periode 2005–2010 menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin LKAAM Kabupaten Dharmasraya selama lima tahun ke depan.

Ia menegaskan komitmennya memperkuat peran LKAAM sebagai wadah pemersatu ninik mamak sekaligus mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian adat dan budaya Minangkabau, membina generasi muda, serta menyelesaikan berbagai persoalan adat melalui musyawarah dan mufakat.

Menurutnya, sinergi antara ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci mewujudkan kehidupan yang harmonis berdasarkan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

Musyawarah Daerah yang dihadiri Wakil Ketua LKAAM Sumatera Barat Syafrizal Dt. Nan Batuah itu juga menjadi momentum konsolidasi para pemangku adat untuk menyusun arah kebijakan dan program kerja organisasi lima tahun ke depan.

Melalui kepengurusan baru, LKAAM diharapkan semakin aktif menjalankan fungsi pelestarian adat, penyelesaian persoalan adat, serta menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dalam mendukung pembangunan daerah yang tetap berpijak pada nilai-nilai adat dan kearifan lokal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Dharmasraya Jemi Hendra, Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, Sekretaris Daerah Dharmasraya Medison, Ketua Pengadilan Agama Pulau Punjung M. Jimmy Kurniawan, Kepala Kantor Kementerian Agama Dharmasraya H. Masdan, serta ninik mamak pemangku adat se-Kabupaten Dharmasraya. (akn)

Komentar