Dharmasraya, RANAHNEWS.com — Wakil Bupati Dharmasraya Leli Arni secara resmi membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Tingkat Kabupaten Dharmasraya Tahun 2026, Senin (3/8/2026). Pembukaan tersebut menandai dimulainya rangkaian persiapan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Dharmasraya.
Kegiatan itu dihadiri jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelatih dari Kodim 0310/SSD dan Polres Dharmasraya, pengurus Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Dharmasraya, Dewan Pembina PPI (DPPI), serta tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya.
Suasana pembukaan semakin semarak dengan kehadiran Paskibraka Tingkat Nasional Tahun 2025 dan Paskibraka Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025 asal Dharmasraya. Kehadiran mereka menjadi motivasi bagi para Capaska yang akan menjalani pendidikan dan pelatihan.
Dalam sambutannya, Leli Arni mengapresiasi seluruh peserta yang berhasil melewati proses seleksi hingga dipercaya menjadi calon pengibar bendera pusaka Kabupaten Dharmasraya.
“Kalian adalah putra-putri terbaik pilihan dari seluruh penjuru Dharmasraya. Mulai hari ini, kalian memasuki masa karantina. Tanggalkan ego pribadi, patuhi seluruh arahan pelatih, bangun kekompakan, disiplin, dan jiwa korsa. Keberhasilan upacara peringatan Hari Kemerdekaan nanti berada di pundak kalian,” tegasnya.
Leli Arni juga mengajak seluruh Capaska menjadikan para senior yang berhasil menjadi Paskibraka tingkat nasional dan provinsi sebagai teladan.
“Kehadiran kakak-kakak kalian hari ini membuktikan bahwa anak-anak Dharmasraya mampu bersaing hingga tingkat nasional. Jadikan keberhasilan mereka sebagai motivasi untuk terus berlatih, menjaga semangat, dan memberikan yang terbaik bagi daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Dharmasraya Bobby Perdana Riza, S.STP., M.Si., didampingi Kepala Bidang Kesatuan Bangsa Marlisna, S.E., M.M., mengatakan seluruh persiapan pelaksanaan Pusdiklat telah dilakukan secara matang.
Selama masa karantina, peserta akan mengikuti pembinaan Peraturan Baris-Berbaris (PBB), penguatan ideologi Pancasila, wawasan kebangsaan, pembentukan karakter, kepemimpinan, serta pembinaan fisik dan mental.
Usai penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Wakil Bupati, seluruh Capaska resmi diserahkan kepada tim instruktur gabungan dari Kodim 0310/SSD, Polres Dharmasraya, PPI Kabupaten Dharmasraya, dan DPPI Kabupaten Dharmasraya untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan hingga pelaksanaan upacara pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (akn)












Komentar