Fadly Amran Kerahkan Seluruh Kepala OPD Percepat Evakuasi Korban Banjir di Padang

News19 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com — Wali Kota Padang Fadly Amran mengerahkan Sekretaris Daerah dan seluruh kepala perangkat daerah untuk membantu proses evakuasi warga terdampak banjir di 15 titik yang tersebar di Kota Padang, Senin (3/8/2026). Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat penanganan di sejumlah lokasi terdampak.

Pemerintah Kota Padang membagi tim evakuasi dan penanganan bencana ke sejumlah wilayah. Fadly Amran memimpin tim menuju Guo Kuranji, Wakil Wali Kota Maigus Nasir memimpin evakuasi di Tabiang Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, sedangkan Sekretaris Daerah Raju Minropa bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tommy TRD memimpin evakuasi di kawasan ByPass dan sekitar Balai Kota.

Sementara itu, BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran bersama unsur TNI-Polri, Kelompok Siaga Bencana (KSB), dan organisasi nonpemerintah (NGO) melakukan evakuasi di wilayah Koto Tangah, Pauh, Kuranji, Bungus, dan Padang Selatan.

Fadly Amran mengatakan seluruh kepala perangkat daerah diperintahkan turun langsung ke lokasi terdekat untuk mempercepat proses penyelamatan warga dan mendukung personel BPBD serta Damkar yang menangani titik-titik banjir paling kritis.

“Saya memerintahkan mereka untuk melakukan evakuasi warga di titik terdekat dari posisi masing-masing, membantu BPBD dan Damkar yang mengevakuasi titik-titik paling kritis. Agar proses evakuasi bisa lebih cepat,” ujar Fadly Amran.

Ia menyebut sejumlah warga telah berhasil dievakuasi, termasuk ibu hamil di kawasan belakang Rumah Sakit Siti Rahmah oleh tim yang dipimpin Sekretaris Daerah. Sementara itu, proses evakuasi di Parak Jambu masih berlangsung dan para camat diminta mendata kebutuhan warga terdampak.

“Dari laporan yang saya terima Ibu-Ibu hamil di belakang Siti Rahmah sudah dievakuasi oleh Tim yang dipimpin Pak Sekda. Di Parak Jambu Damkar juga masih melakukan evakuasi, dan Camat-Camat menyiapkan daftar kebutuhan warga,” katanya.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak, Dinas Sosial bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) telah mendirikan dapur umum yang menyiapkan 200 hingga 500 nasi bungkus, serta menyediakan selimut, pakaian, tenda, dan terpal.

Selain itu, Pemerintah Kota Padang juga memesan sekitar 1.200 nasi bungkus untuk didistribusikan kepada warga terdampak banjir.

“Selain dari dapur umum Pemko juga sudah memesan sekitar 1.200 nasi bungkus untuk didistribusikan kepada warga,” tutur Fadly Amran.

Sebagai bagian dari penanganan darurat, Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang juga sedang disiapkan menjadi Posko Tanggap Darurat. (rn/*/pzv)

Komentar