Padang, RANAHNEWS.com — Pengetahuan, keterampilan, pengalaman, dan jaringan menjadi bekal penting bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha. Ketua DPRD Sumatera Barat Muhidi mengajak pelaku usaha terus belajar, beradaptasi, serta memanfaatkan peluang yang tersedia.
Hal itu disampaikan Muhidi saat memberikan materi pada kegiatan bimbingan teknis peningkatan kapasitas pengusaha di Padang, Selasa (15/9/2026).
Muhidi mendorong pelaku UMKM menambah pengetahuan dengan membiasakan diri membaca dan mengikuti berbagai pelatihan. Menurutnya, pengetahuan membantu pengusaha melihat peluang di sekitarnya.
“Kalau ingin sukses, kita harus mau belajar dan banyak membaca. Dengan ilmu, kita akan lebih mudah melihat peluang,” ujar Muhidi.
Ia mengatakan Sumatera Barat memiliki beragam potensi yang dapat dikembangkan melalui kreativitas pelaku usaha. Produk seperti rendang, tenun, kerajinan kayu, serta kuliner khas daerah dinilai memiliki karakter yang kuat.
Karena itu, pelaku UMKM perlu meningkatkan kualitas produk sekaligus mengikuti perkembangan pemasaran, termasuk memanfaatkan teknologi digital.
Muhidi juga menekankan pentingnya keterampilan teknis dan kemampuan personal dalam menjalankan usaha. Kemampuan berkomunikasi, mengatur waktu, menyelesaikan persoalan, dan membangun hubungan dengan orang lain perlu terus diasah.
“Skill dan soft skill sama-sama penting. Kemampuan itu bisa terus kita asah melalui pendidikan, pelatihan dan pengalaman,” katanya.
Menurut Muhidi, pengalaman dari berbagai proses menjalankan usaha juga menjadi pembelajaran bagi setiap pengusaha.
Selain kemampuan, ia mengingatkan pelaku UMKM untuk membangun jaringan. Hubungan baik dan silaturahmi, katanya, dapat membuka peluang informasi, kerja sama, hingga pengembangan pasar.
“Perbanyak silaturahmi dan bangun jaringan. Dari jaringan itu bisa muncul berbagai peluang,” ujarnya.
Muhidi juga mengingatkan pentingnya menjaga reputasi dalam membangun usaha. Kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab dinilai perlu dijaga secara konsisten untuk mempertahankan kepercayaan.
“Kalau orang melihat kita secara positif, insyaallah akan banyak hal baik yang mengikuti. Menjaga reputasi memang tidak mudah, karena itu harus dimulai dari karakter kita sendiri,” tuturnya.
Ia menyampaikan DPRD Sumbar bersama pemerintah daerah memiliki peran dalam menciptakan ruang yang mendukung perkembangan UMKM melalui kebijakan, program pemberdayaan, dan penganggaran sesuai kebutuhan masyarakat.
Menurut Muhidi, program pemerintah perlu diarahkan pada kebutuhan pelaku UMKM, antara lain peningkatan keterampilan, promosi produk, digitalisasi, penguatan usaha, serta akses pembiayaan.
Pada kesempatan itu, Muhidi mengajak pelaku UMKM menikmati setiap proses dalam membangun usaha dan menghargai hasil yang diperoleh.
“Dapat sedikit, kita syukuri. Dapat banyak, Alhamdulillah. Dengan bersyukur, kita belajar menghargai setiap proses dan nikmat yang kita terima,” katanya.
Ia berharap pelaku UMKM Sumbar terus berkembang dengan kemampuan yang semakin baik, jaringan yang semakin luas, dan kepercayaan yang tetap terjaga sehingga produk lokal daerah semakin dikenal dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (rn/*/pzv)













Komentar