Andre Rosiade Resmikan BTS Telkomsel di Kajai Pariaman Timur

Ekonomi97 Dilihat

Pariaman, RANAHNEWS.com – Andre Rosiade meresmikan operasional Base Transceiver Station (BTS) Telkomsel di Desa Kajai, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman, Minggu (5/4/2026), yang mengakhiri kondisi blank spot di wilayah tersebut.

Peresmian dilakukan bersama Wali Kota Pariaman Yota Balad, Manajer Network Operations Productivity (NOP) Telkomsel Bukittinggi Surya Firdaus, serta disaksikan Sekretaris Daerah Kota Pariaman Afrizal Azhar, kepala OPD, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Andre Rosiade menyatakan pembangunan BTS tersebut merupakan hasil kolaborasi antara DPR RI, Pemerintah Kota Pariaman, dan BUMN melalui Telkomsel untuk memperluas akses digital di wilayah yang sebelumnya belum terjangkau jaringan.

“Alhamdulillah, setelah menerima aspirasi dari bapak Wali Kota dan tokoh masyarakat, kami langsung berkoordinasi dengan Direksi Telkomsel. Hari ini kita buktikan sinyal sudah hadir dan bisa dimanfaatkan masyarakat. Ini bukti kerja nyata kolaborasi antara DPR RI, pemerintah daerah, dan BUMN,” ujarnya.

Ia menegaskan, kehadiran BTS tidak hanya menghadirkan layanan telekomunikasi, tetapi juga membuka akses pendidikan, layanan pemerintahan, dan peluang ekonomi digital bagi masyarakat.

“Keberadaan BTS tersebut bukan sekadar menghadirkan sinyal telekomunikasi, tetapi membuka akses pendidikan, layanan pemerintahan, serta peluang ekonomi digital bagi masyarakat,” katanya.

Andre juga memastikan upaya penghapusan blank spot di Kota Pariaman akan terus dilanjutkan, termasuk pembangunan BTS di Desa Sungai Rambai dalam waktu dekat.

“Kami ingin Kota Pariaman benar-benar bebas dari blank spot. Setelah Kajai, menyusul Sungai Rambai. Karena masyarakat tidak boleh tertinggal dalam akses informasi dan teknologi,” tambahnya.

Sementara itu, Yota Balad menyampaikan apresiasi atas respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat Desa Kajai yang selama bertahun-tahun mengalami keterbatasan akses jaringan.

“Desa Kajai selama bertahun-tahun mengalami keterbatasan akses jaringan yang berdampak pada aktivitas pendidikan, layanan publik, hingga komunikasi warga,” ujarnya.

Ia menyebutkan kondisi blank spot telah berlangsung sekitar lima tahun terakhir, sehingga kehadiran BTS menjadi solusi bagi masyarakat setempat.

“Alhamdulillah Desa Kajai tidak blank spot lagi. Kami sangat bahagia dan bangga atas perjuangan bapak Andre Rosiade tidak sampai satu tahun sejak kami menyampaikan aspirasi, BTS ini sudah berdiri dan langsung diresmikan,” katanya.

Menurutnya, kehadiran BTS Telkomsel menjadi langkah strategis dalam mendorong transformasi digital serta meningkatkan kualitas layanan pemerintahan berbasis teknologi informasi di Kota Pariaman. (rn/*/pzv)

Komentar