Yota Balad Bangga NIBIIS Percepat Program Satu Rumah Satu Hafidz

Pendidikan15 Dilihat

Pariaman, RANAHNEWS.com — Wali Kota Pariaman Yota Balad menyebut Wisuda Tahfiz Nurul Ilmi Bilingual Islamic Integrated School (NIBIIS) Pariaman menjadi bukti percepatan pelaksanaan program Satu Rumah Satu Hafidz di Kota Pariaman. Sebanyak 53 siswa TK, SD, dan SMP mengikuti Wisuda Tahfiz Tahun Akademik 2025/2026 di Aula Balaikota Pariaman, Minggu (7/6/2026).

Yota Balad mengaku bangga karena sekolah swasta tersebut telah menjalankan program yang sejalan dengan visi Pemerintah Kota Pariaman dalam mencetak generasi penghafal Al-Qur’an.

“Lebih kurang sebanyak 38 siswa SD dan SMP rata-rata sudah menjadi hafidz. Hal ini tentu akan melahirkan anak-anak Kota Pariaman penghafal Al-Quran. Kalau Kota Pariaman seluruhnya telah melaksanakan program Satu Rumah Satu Hafidz, insyaallah akhlak anak-anak Kota Pariaman menjadi lebih baik,” ujar Yota.

Menurutnya, anak-anak yang menjadi hafiz Al-Qur’an memiliki bekal agama dan akhlak yang kuat. Karena itu, ia mengingatkan para peserta wisuda agar tidak berhenti belajar dan terus meningkatkan hafalan serta kualitas diri.

“Kepada ananda yang diwisuda, wisuda hari ini bukanlah akhir dari semuanya. Ini adalah awal dari perjalanan panjang untuk ke tingkat yang lebih tinggi. Jangan ananda berbangga karena sudah hafal 1 juz, 2 juz, 3 juz bahkan 12 juz karena tantangan ini semakin banyak, makin tinggi pendidikan maka rintangan semakin banyak. Untuk itu, hormati guru, cintai kedua orang tua, insyaallah mudah-mudahan ananda akan menjadi orang sukses,” katanya.

Yota juga menyampaikan apresiasi kepada NIBIIS Pariaman yang telah melahirkan hafiz dan hafizah di Kota Pariaman. Ia mengatakan pemerintah daerah akan mengevaluasi jumlah hafiz dan hafizah yang telah tercetak pada 2026 sebagai bagian dari pelaksanaan visi dan misi daerah.

Sementara itu, Koordinator Al-Qur’an NIBIIS Pariaman, Usamah Aljihadi, menjelaskan bahwa 53 peserta wisuda tahfiz terdiri atas 15 siswa TK, 9 siswa SD, dan 29 siswa SMP.

“NIBIIS Pariaman berkomitmen untuk terus mendukung program-program Pemko Pariaman terutama Satu Rumah Satu Hafidz. Kita juga menginginkan tidak hanya satu rumah saja yang hafidz melainkan dua bahkan tiga orang yang menjadi hafidz,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebanyak 14 siswa kelas 6 SD dan kelas 9 SMP telah menyelesaikan pendidikan sekaligus mengikuti ujian akhir hafalan Al-Qur’an atau syahadah Al-Qur’an.

Untuk Tahun Akademik 2025/2026, siswa SMP yang mengikuti syahadah Al-Qur’an antara lain Rayyan Zikri dengan hafalan 12 juz, Muthia Harisna Amaliya 9 juz, Nazhmi Naim 8 juz, Assyfa Mahendra 6 juz, Humaira Shaina Dinov 4 juz, Fakhri Naufal 4 juz, Khansa Atifa Alfiyah 3 juz, Alya Ananda Vitri 3 juz, Nadya Putri Hendrina 3 juz, Fathi Abeazhka Hadi 3 juz, dan Fidelio Narendra 3 juz. Sementara siswa SD yang mengikuti syahadah Al-Qur’an yakni Muhammad Zhafran Khairy dengan hafalan 8 juz, Rada Hamida Martaluti 3 juz, dan Masyitah Rafah Andri 3 juz. (rn/*/pzv)

Komentar