Fadly Amran Apresiasi Diksista MAN 3 Padang, Siapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Pendidikan14 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com – Wali Kota Padang Fadly Amran mengapresiasi pelaksanaan Pendidikan Siswa Takhassus (Diksista) MAN 3 Padang Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai inovasi pendidikan yang berorientasi mencetak calon pemimpin muda. Sebanyak 80 siswa terpilih mengikuti program pembinaan karakter, kepemimpinan, dan keislaman yang berlangsung di Bumi Perkemahan Sungrilla, Sungai Lareh, Lubuk Minturun, Senin (27/7/2026).

Pembukaan Diksista turut dihadiri Koorsmin Kodaeral II Kolonel Laut (KH) Zulkarni, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Ikhwansyah, Plt. Kabag Kesra Setdako Padang Zul Asfi Lubis, Sekcam Koto Tangah Bambang Suprianto, serta Kepala MAN 3 Padang Marliza.

Fadly Amran menilai Diksista merupakan program unggulan yang layak diapresiasi karena secara konsisten membina siswa menjadi generasi yang memiliki kemampuan akademik, karakter, serta jiwa kepemimpinan.

Menurutnya, Sumatera Barat memiliki sejarah panjang dalam melahirkan tokoh bangsa. Karena itu, generasi muda harus dipersiapkan agar mampu bersaing tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional hingga global.

“Mari kita lihat sejarah, tiga pendiri bangsa merupakan Urang Awak. Saya yakin pasti ada treatment berbeda yang dilakukan oleh Ninik Mamak di masa lalu dalam memberikan ilmu pengetahuan kepada anak kemenakannya, sehingga dapat berkuliah hingga ke luar negeri waktu itu,” kata Fadly Amran.

Ia mengingatkan para peserta agar terus meningkatkan kemampuan melalui penguasaan ilmu pengetahuan, sekaligus mengembangkan keterampilan lunak (soft skill) dan keterampilan teknis (hard skill).

“Anak-anak sekalian harus rajin membaca dan belajar, jika hanya memiliki skill biasa akan tertinggal dan tidak akan pernah memimpin nantinya. Saya ingin yang di sini nantinya menjadi pemimpin,” ujarnya.

Fadly juga mendorong seluruh peserta berani mengambil tanggung jawab ketika dipercaya menjadi pemimpin.

“Angkat tangan ketika diberi peluang untuk menjadi pemimpin. Apa sulitnya angkat tangan, jika takut dengan diri sendiri tidak akan bisa memimpin. Kita perlu pemimpin brilliant dan punya kapasitas untuk unjuk gigi,” katanya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril mengatakan Diksista merupakan program khusus Kementerian Agama yang memadukan pembinaan pendidikan dan keagamaan. Ia juga mengapresiasi sinergi Pemerintah Kota Padang melalui Program Unggulan Smart Surau.

“Kementerian Agama bangga dengan program yang dilakukan Pemerintah Kota Padang, karena banyak program Kemenag dilakukan di Padang. Proggul Smart Surau merupakan program yang bagus bagi anak-anak dan dilaksanakan di tempat tinggal kita,” ujar Yasril.

Sementara itu, Kepala MAN 3 Padang Marliza menjelaskan seluruh peserta Diksista telah melalui proses seleksi ketat dan dipersiapkan sebagai kader pemimpin masa depan. Program tersebut menjadi tahap awal dalam sistem pembinaan siswa takhassus yang menitikberatkan pada pembentukan karakter, mental, ideologi, disiplin, dan kepribadian Islami.

Marliza menyebutkan Diksista diikuti 30 siswa kelas X pada program basis awal, 22 siswa kelas XI pada program lanjutan, dan 27 siswa kelas XII. Kegiatan berlangsung pada 27–29 Juli 2026 dengan materi teori dan praktik lapangan yang dibimbing oleh Kodaeral II Padang.

“Selepas kegiatan Diksista ini akan lahir siswa tangguh, bermental pejuang, senantiasa berpikir kritis, aktif, kreatif, serta selektif dalam pergaulan, sehingga terhindar dari perilaku negatif,” tutur Marliza. (rn/*/pzv)

Komentar