Pariaman, RANAHNEWS.com — Upaya mencetak generasi penghafal Al-Qur’an kembali ditunjukkan Yayasan Islam Ibnu Abbas Pariaman melalui Haflah Attakrim Akhirussanah atau Kelulusan dan Pelepasan Peserta Didik Tahun Ajaran 2025/2026 yang diikuti 127 santri dari jenjang TK, SD, dan SMA di Aula STIT SB Pariaman, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Wali Kota Pariaman Yota Balad karena dinilai sejalan dengan program unggulan Pemerintah Kota Pariaman, yakni Satu Rumah Satu Hafiz.
Menurut Yota, capaian para santri menjadi bukti nyata kontribusi lembaga pendidikan dalam mendukung lahirnya generasi penghafal Al-Qur’an di Kota Pariaman. Dari peserta yang mengikuti haflah, sekitar 73 santri tingkat SD dan SMA telah menjadi hafiz dan hafizah.
“Saya mengucapkan terimakasih kepada Yayasan Ibnu Abbas Pariaman karena telah menjalankan program Pemko Pariaman lebih cepat. Hal ini berarti sekolah Ibnu Abbas Pariaman telah memberikan aksi nyatanya untuk membantu Pemko Pariaman,” katanya.
Yota menegaskan wisuda bukan akhir dari proses belajar, melainkan awal perjalanan yang lebih panjang bagi para santri dalam menjaga dan meningkatkan hafalan Al-Qur’an.
“Wisuda hari ini bukanlah akhir dari semuanya. Ini adalah awal perjalanan panjang menuju tingkat yang lebih tinggi dan tantangan masa depan yang lebih nyata. Ananda harus tetap disiplin dan selalu menghafal Al-Quran karena masih panjang perjalanan hidup yang akan dituju untuk mencapai cita-cita,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para santri agar tidak berpuas diri dengan capaian yang telah diraih serta terus memperdalam ilmu agama dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita minta anak-anak semua tetap menjaga hubungan silaturahmi, hormati guru dan taati perintah kedua orang tua. Saya juga mohon doa kepada bapak/ibu agar bisa kami Walikota dan Wakil Walikota Pariaman membangun Kota Pariaman lebih baik,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Islam Ibnu Abbas Pariaman, Hafidin Habibie, menyebutkan peserta Haflah Attakrim Akhirussanah tahun ini terdiri atas 54 santri TK, 53 santri SD, dan 20 santri SMA.
Menurutnya, capaian hafalan santri terus menunjukkan perkembangan positif. Untuk Tahun Ajaran 2025/2026, rata-rata santri tingkat SD telah menghafal dua juz Al-Qur’an. Sementara di tingkat SMA, enam santri telah menyelesaikan hafalan 30 juz dan 14 santri lainnya rata-rata telah menghafal 25 juz.
“Untuk TA 2025/2026 Yayasan Islam Ibnu Abbas Pariaman tingkat SD rata-rata sudah hafalan 2 juz, dan untuk tingkat SMA sebanyak enam orang santri sudah mempunyai hafalan 30 juz sedangkan 14 orang santri rata-rata sudah hafalan 25 juz,” ucapnya. (rn/*/pzv)










Komentar