Mendes PDT Serahkan Bantuan Pertanian dan Resmikan Akademi di Pariaman

Nasional95 Dilihat

Pariaman, RANAHNEWS.com — Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) RI Yandri Susanto menyerahkan bantuan pertanian sekaligus meresmikan pembangunan Josal FC Academy, pondok pesantren, dan Masjid Al Azis di Dusun Sirambang, Desa Cubadak Air Utara, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Sabtu (4/4/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI Arisal Azis, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Wali Kota Pariaman Yota Balad, serta Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi.

Dalam sambutannya, Yandri Susanto menegaskan bantuan yang diberikan merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat ekonomi desa berbasis sektor agraris.

“Kita ingin desa-desa di Kota Pariaman tidak hanya menjadi penonton pembangunan, tapi menjadi aktor utama ketahanan pangan nasional. Pemanfaatan teknologi tepat guna seperti mesin perontok ini harus mampu meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Adapun bantuan yang diserahkan meliputi satu juta bibit kelapa, satu juta bibit pinang, serta mesin perontok gabah untuk mendukung produktivitas pertanian.

Selain sektor ekonomi, kunjungan tersebut juga mencakup penguatan bidang pendidikan dan keagamaan melalui peletakan batu pertama pembangunan masjid dan yayasan pondok pesantren Al Azis.

Anggota DPR RI Arisal Azis menyebut bantuan tersebut sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat desa.

“Saya selalu menekankan bahwa membangun Indonesia harus dimulai dari membangun desa. Pertanian adalah urat nadi kita. Bantuan bibit dan mesin ini adalah alat perjuangan agar petani kita tidak lagi tertinggal, agar hasil panen melimpah, dan agar anak-anak petani bisa sekolah tinggi dari hasil tanahnya sendiri,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pembangunan masjid dan pondok pesantren merupakan upaya membentuk generasi yang berilmu dan berakhlak.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyatakan pemerintah daerah berkomitmen mendorong produktivitas lahan dan pengembangan sektor perkebunan.

“Bibit kelapa dan pinang adalah investasi jangka panjang. Kita ingin Sumatera Barat, khususnya Pariaman, kembali berjaya dengan komoditas perkebunannya. Pembangunan pesantren ini adalah jawaban atas tantangan zaman,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Pariaman Yota Balad menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dan provinsi terhadap pembangunan di daerahnya.

“Hari ini adalah sejarah bagi Pemerintah Kota Pariaman, khususnya bagi insan olahraga dan pendidikan di Kota Pariaman. Pembangunan Josal FC Academy ini bukan sekadar membangun gedung atau lapangan sepak bola, melainkan upaya kita bersama untuk membangun manusia seutuhnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, akademi tersebut mengusung konsep pondok pesantren berbasis sepak bola dan diharapkan menjadi yang pertama di Pulau Sumatera. (rn/*/pzv)

Komentar