Padang Pariaman, RANAHNEWS – Warga Nagari Lurah Ampalu, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman, menyampaikan beragam aspirasi langsung kepada Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Muhammad Yasin dalam kegiatan reses yang digelar pada Senin, 28 Juli 2025. Mulai dari perbaikan infrastruktur jalan hingga pengembangan usaha perempuan, suara masyarakat mengalir dalam forum terbuka itu.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Muhammad Yasin yang telah datang ke nagari kami. Ini nagari dengan wilayah terluas di Padang Pariaman, mencakup 15 korong,” ujar Wali Nagari Lurah Ampalu, Ais Surya, dalam sambutannya.
Ia menyampaikan harapan agar pemerintah memperhatikan kondisi jalan yang sempit dan belum beraspal di beberapa korong. “Kami mohon pembangunan bahu jalan Kampuang Jua, perbaikan irigasi saluran tersier, dan bantuan Alsintan, terutama mesin perontok jagung,” tambahnya.
Menanggapi hal itu, Muhammad Yasin menjelaskan bahwa reses merupakan waktu istirahat anggota dewan dari sidang, namun justru menjadi momen penting untuk turun ke masyarakat dan menampung langsung kebutuhan warga.
“Pada 2025 ini, melalui program pokok pikiran, kami telah mengalokasikan anggaran pelatihan keterampilan bagi pemuda, seperti bengkel dan tata boga. Jika ada anak-anak muda yang berminat, silakan mendaftar,” ungkapnya.
Dalam pertemuan itu, sejumlah aspirasi lain turut disampaikan, antara lain permintaan bimbingan teknis bagi imam dan khatib yang baru diangkat, pengadaan pompa air bersih untuk kawasan ketinggian, serta bantuan sarana usaha bagi perempuan pelaku UMKM.
Terkait aspirasi tersebut, Muhammad Yasin menegaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat. “Pompa air ini dulu bagian dari program Pamsimas. Kami akan pelajari dulu aturannya. Untuk UMKM, kami sudah memprogramkan pelatihan pemasaran daring dan penguatan merek. Tahun ini kami juga mulai bantu sarana dan prasarana bagi pelaku usaha kecil,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa pembangunan infrastruktur seperti jalan kawasan permukiman, jalan usaha tani, serta irigasi tersier tengah berjalan, termasuk bantuan Alsintan bagi kelompok tani.
“Bahkan untuk rumah ibadah, kami sudah anggarkan di tahun 2025 ini untuk 15 masjid dan mushala,” tuturnya.
Muhammad Yasin menutup dengan menekankan pentingnya partisipasi aktif warga. “Yang paling penting itu, proposal dari masyarakat terlebih dahulu,” katanya. (rn/*/pzv)












Komentar