Pariaman, RANAHNEWS.com — Kejuaraan Karate Fun Wali Kota Cup 2026 di Kota Pariaman diikuti 580 peserta dari 27 kontingen se-Sumatera Barat dan diproyeksikan menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus penggerak ekonomi masyarakat melalui sektor sport tourism.
Kejuaraan yang berlangsung pada 16–17 Mei 2026 di GOR Radjo Bujang, Kelurahan Karan Aur, itu mempertandingkan kategori prausia dini, usia dini, prapemula, pemula, kadet, junior, dan senior.
Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi mengatakan kegiatan olahraga menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Pariaman karena memiliki dampak terhadap pembinaan prestasi, penguatan silaturahmi, dan pergerakan ekonomi masyarakat.
“Hari ini kita melaksanakan kegiatan karate. Langkah ini sangat luar biasa untuk meminimalkan waktu anak-anak kita yang banyak terbuang percuma untuk bermain atau terlalu sering melihat HP. Kegiatan seperti ini menjadi kontribusi nyata untuk menekan angka kenakalan remaja yang kian hari kian mengkhawatirkan. Tidak hanya itu, hal ini juga telah menjadi rutinitas dan masuk dalam skala prioritas kita,” ujarnya saat membuka kejuaraan, Sabtu (16/5/2026).
Menurut Mulyadi, kehadiran ratusan peserta dan pengunjung diharapkan memberi dampak positif terhadap pelaku usaha mikro dan kecil di sekitar lokasi kegiatan.
Ia juga berharap kejuaraan tersebut melahirkan atlet karate berprestasi dari Kota Pariaman yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi.
“Kita berharap ajang ini dapat melahirkan atlet-atlet karateka hebat dari Kota Pariaman yang mampu bersaing dan berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi. Kepada seluruh peserta untuk selalu menjaga dan menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding. Ini adalah pertandingan, persoalan menang dan kalah adalah hal biasa dan bagian dari regulasi yang harus kita ikuti. Bagi yang juara satu, pertahankan prestasinya. Dan bagi yang belum, tetap semangat karena kesempatan akan selalu ada selama kita terus mau berkompetisi,” ungkapnya.
Pemerintah Kota Pariaman juga berencana melakukan perbaikan fasilitas GOR Radjo Bujang secara bertahap, termasuk pembangunan pedestrian dan ruang khusus bagi penonton serta pedagang.
Para peserta dalam kejuaraan tersebut memperebutkan Piala Wali Kota Pariaman untuk juara umum, piala best of the best kategori kadet, junior, dan senior putra-putri, serta tabanas.
Ketua Dewan Guru Pengurus Besar Lembaga Karate-Do Indonesia (PB Lemkari) Sumatera Barat Firdaus Ilyas menyebut ajang tersebut menjadi sarana evaluasi kemampuan atlet menjelang Pekan Olahraga Daerah (Porda) Oktober 2026 dan kejuaraan terbuka di Kabupaten Lima Puluh Kota.
“Di sinilah tempatnya bagi para atlet untuk menguji kemampuan, tidak cukup hanya merasa puas bertanding di daerah masing-masing. Siapkan fisik dan mental, karena melalui rentetan kompetisi ini, kita yakin prestasi atlet kita tidak akan mengecewakan di Porda nanti,” ujarnya.
Firdaus juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Pariaman terhadap pelaksanaan kejuaraan tersebut.
“Saya menaruh harapan besar pada Kejuaraan Karate Fun Walikota Cup 2026 ini. Ajang ini bukan sekadar panggung kompetisi fisik, melainkan kawah candradimuka untuk melahirkan karateka masa depan Sumatera Barat yang berkarakter, disiplin, dan bermental juara. Saya mengimbau seluruh atlet untuk mengeluarkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Jadikan ini momentum memperkuat soliditas organisasi dan mengasah jam terbang guna mempersiapkan atlet kita menuju level nasional dan internasional,” tutupnya. (rn/*/pzv)













Komentar