Pemko Padang Tekan Inflasi Melalui Empat Langkah Strategis

Ekonomi23 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com — Inflasi Kota Padang pada April 2026 tercatat turun signifikan menjadi 1,97 persen secara year-on-year menjelang Hari Raya Iduladha 2026. Pemerintah Kota Padang menyebut capaian tersebut merupakan hasil penguatan pengendalian harga dan distribusi pangan di tengah masyarakat.

Penurunan inflasi itu terungkap dalam High Level Meeting TPID Provinsi Sumbar di Aula Anggun Nan Tongga, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Padang, Selasa (12/5/2026). Sebelumnya, inflasi Kota Padang pada Maret 2026 berada di angka 3,3 persen.

Capaian tersebut juga berada dalam rentang target inflasi nasional yang ditetapkan pemerintah pusat sebesar 2,5 persen plus minus 1 persen.

Kepala Bagian Perekonomian dan PSDA Setdako Padang, Indra Noveri, mengatakan Pemko Padang mengoptimalkan empat langkah strategis dalam pengendalian inflasi daerah.

Salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di 104 kelurahan dengan melibatkan Bulog dan Bank Indonesia untuk menjaga keterjangkauan harga pangan masyarakat.

Selain itu, pemerintah melakukan pemantauan harga secara real time melalui pencatatan harian di sembilan pasar utama di Kota Padang.

“Masyarakat dapat memantau perkembangan harga ini secara transparan melalui aplikasi Padang Mobile, Sidingdang, dan aplikasi milik Kementerian Pangan,” kata Indra.

Langkah lainnya dilakukan melalui komunikasi publik terkait perkembangan harga guna menjaga ekspektasi pasar, serta penyaluran subsidi transportasi melalui layanan Trans Padang di enam koridor.

Menurut Indra, subsidi tersebut tetap dijalankan agar biaya logistik dan transportasi masyarakat tetap terkendali.

Dalam upaya penguatan koordinasi, Pemko Padang juga telah menggelar High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) pada 7 Mei 2026 di Gedung Putih Rumah Dinas Balaikota.

Rapat dipimpin Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir dan dihadiri Bank Indonesia, Forkopimda, OPD, serta para camat.

“Dari hasil pertemuan tersebut, kita mendapatkan gambaran bahwa kondisi pangan di Kota Padang dalam status aman. Kami siap menghadapi hari besar keagamaan Iduladha,” ujar Indra.

Selain komoditas pangan, pemerintah juga memantau ketersediaan barang bersubsidi seperti Minyakita, BBM, dan LPG agar distribusinya tetap lancar di tengah masyarakat. (rn/*/pzv)

Komentar