DPRD Sumbar Tetapkan Prakarsa Ranperda Perubahan Pendidikan

Parlemen26 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com — DPRD Provinsi Sumatera Barat menetapkan usul prakarsa Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan atas Perda Nomor 2 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pendidikan dalam rapat paripurna di ruang sidang utama Kantor DPRD Sumbar, Padang, Rabu (6/5/2026). Perubahan regulasi itu dinilai penting untuk menyesuaikan sistem pendidikan dengan kebutuhan dan tantangan saat ini.

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Sumbar, Nanda Satria, didampingi Sekretaris DPRD, Maifrizon, Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan, Darul Idris, serta dihadiri anggota dewan.

Dari pihak Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, hadir Sekretaris Daerah, Arry Yuswandi, bersama jajaran organisasi perangkat daerah terkait.

DPRD Sumbar menilai perubahan perda diperlukan untuk memperkuat sistem penyelenggaraan pendidikan agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman, termasuk dalam peningkatan mutu pendidikan, pemerataan akses, dan penguatan tata kelola pendidikan di daerah.

“Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2019 ini merupakan langkah strategis kita untuk merevitalisasi sistem pendidikan di Sumatera Barat agar tidak sekadar memenuhi aspek administratif, tetapi benar-benar menyentuh substansi mutu dan relevansi,” kata Nanda dalam sambutannya.

Ia menyebut Ranperda tersebut juga diarahkan untuk mengintegrasikan kecerdasan global melalui penguasaan bahasa internasional dengan penguatan jati diri lokal melalui revitalisasi peran surau dan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

“Kita ingin memastikan bahwa pendidikan di Sumatera Barat mampu mengintegrasikan kecerdasan global melalui penguasaan bahasa internasional dengan kekokohan jati diri lokal melalui revitalisasi peran surau serta falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah,” ujarnya.

Menurut Nanda, rancangan perda itu juga diharapkan memberikan jaminan keadilan bagi masyarakat serta perlindungan hukum bagi guru dan tenaga kependidikan dalam menjalankan tugas.

“Dengan komitmen penganggaran yang tepat sasaran dan berorientasi pada pengembangan karakter Minangkabau yang religius, unggul, dan berdaya saing, kita sedang meletakkan fondasi yang kuat bagi lahirnya generasi emas Sumatera Barat yang siap memimpin di masa depan,” tutupnya. (rn/*/pzv)

Komentar