DPRD Sumbar Tekankan Tata Kelola Transparan Koperasi Merah Putih di Nagari

Parlemen253 Dilihat

Pesisir Selatan, RANAHNEWS — Anggota DPRD Sumatera Barat dari Fraksi Golkar, Zarfi Deson, mendorong penguatan peran koperasi nagari sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Hal itu disampaikannya saat melaksanakan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 16 Tahun 2019 tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi dan UMKM di Aula Kantor Camat Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sabtu (25/10/2025).

Kegiatan yang diikuti sekitar 200 peserta, terdiri dari tokoh masyarakat, perangkat nagari, dan pengurus koperasi merah putih, bertujuan meningkatkan pemahaman publik terhadap regulasi daerah yang mengatur pemberdayaan serta tata kelola koperasi dan usaha kecil di Sumatera Barat.

Zarfi menegaskan, koperasi memiliki posisi strategis dalam memperkuat ekonomi nagari. Ia menilai koperasi tak hanya berfungsi sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi juga harus mampu menjadi wadah kegiatan ekonomi produktif masyarakat yang mendorong kemandirian lokal.

“Koperasi merah putih adalah program strategis yang dirancang untuk memperkuat ekonomi rakyat. Bila dikelola dengan baik, koperasi bisa menjadi sumber kekuatan ekonomi nagari,” ujar Zarfi.

Menurutnya, terdapat sembilan nagari di Pesisir Selatan yang kini menjadi pilot project pengembangan koperasi merah putih. Keberhasilan program tersebut, kata Zarfi, sangat bergantung pada kemampuan pengurus dalam mengelola dana secara tepat, transparan, dan akuntabel.

Ia juga menekankan pentingnya pengawasan internal koperasi untuk mencegah penyalahgunaan dana. Sebab, dana koperasi merah putih bersumber dari anggaran nagari dan wajib dikelola sesuai aturan yang berlaku.

“Saya sangat mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, tetapi pengelolaannya harus tertib agar tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari,” tegasnya.

Zarfi menilai profesionalitas pengurus menjadi kunci utama dalam menjaga keberlangsungan koperasi. Untuk itu, pelatihan, pendampingan, dan sosialisasi berkelanjutan perlu terus digencarkan agar pengurus memahami regulasi dan administrasi pengelolaan yang baik.

Ia berharap koperasi merah putih di Pesisir Selatan dapat menjadi contoh sukses dalam memperkuat ekonomi berbasis nagari di Sumatera Barat.

“Koperasi yang sehat dan profesional akan menggerakkan ekonomi nagari, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Zarfi Deson.

Kegiatan tersebut ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang diwarnai antusiasme peserta dalam membahas tantangan dan peluang koperasi di masing-masing nagari. (rn/*/pzv)

Komentar