400 Atlet Ramaikan Kejuaraan Kempo Wali Kota Cup di Padang

Olahraga317 Dilihat

Padang, RANAHNEWS – Semarak Hari Jadi Kota Padang ke-356 turut dimeriahkan dengan Kejuaraan Kempo Wali Kota Cup yang diikuti oleh ratusan atlet dari 15 kabupaten dan kota se-Sumatera Barat. Para peserta telah menjalani tahap penimbangan badan pada Rabu (6/8/2025) di Gedung Olahraga KONI Sumbar, Komplek GOR H Agus Salim, sebagai persiapan sebelum bertanding pada 37 nomor yang dijadwalkan berlangsung mulai Kamis hingga Sabtu (7–9 Agustus 2025) di HBT Pondok Building, Kawasan Pondok.

Ketua Panitia Pelaksana, Nofrialdi, mengungkapkan bahwa kejuaraan tahun ini melibatkan lebih dari 400 orang, termasuk atlet dan pelatih pendamping. Ia menyebut bahwa selain menjadi ajang silaturahmi dan pembinaan atlet daerah, kejuaraan ini juga menjadi momen penting bagi atlet dewasa karena sekaligus berfungsi sebagai seleksi menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri Nasional yang dijadwalkan berlangsung Oktober 2025.

“Kejuaraan ini akan mempertemukan atlet terbaik dari seluruh Sumatera Barat. Khusus kategori dewasa, ini juga menjadi seleksi untuk PON Beladiri Nasional. Jadi, hasil di sini sangat menentukan,” ujarnya.

Proses timbang badan menjadi tahap penting yang menentukan kelas tanding para atlet, baik di kategori junior, remaja, maupun dewasa. Beberapa peserta menyampaikan bahwa mereka telah menjalani latihan intensif sejak jauh hari. Ridho, atlet dari kelas dewasa, menyebut telah memulai persiapan fisik sejak setelah Idul Adha dan dalam sebulan terakhir memfokuskan latihan pada teknik.

“Latihan fisik saya isi dengan lari, push-up, sit-up, dan latihan teknik untuk menjaga stamina dan performa saat bertanding,” kata Ridho.

Afril Putra Anggara, atlet dari kelas remaja, menambahkan bahwa ketahanan fisik menjadi modal utama dalam menghadapi kejuaraan ini. Sementara Khairunisa, atlet remaja lainnya, menyoroti pentingnya menjaga berat badan sebagai syarat untuk masuk ke kelas yang sesuai.

“Penyesuaian berat badan itu penting. Di kelas remaja, misalnya, ada kelas 42 kg, 45 kg, 50 kg, dan 55 kg. Kalau tidak sesuai, kita bisa gugur dari nomor tanding,” jelas Khairunisa.

Yessa, atlet dari kelas dewasa, menambahkan bahwa teknik dalam Shorinji Kempo terbagi menjadi dua, yakni embu dan randori. Ia menjelaskan bahwa embu menitikberatkan pada teknik dan gerakan, sedangkan randori merupakan pertarungan bebas sehingga memerlukan pengaturan berat badan dan pola makan yang lebih ketat.

“Kalau embu, kita fokus pada pemantapan teknik seperti bantingan dan pukulan. Sedangkan randori lebih pada tarung bebas yang mengandalkan fisik dan konsistensi berat badan,” ungkapnya.

Nofrialdi menambahkan bahwa pembukaan kejuaraan akan dilakukan oleh Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wakil Wali Kota Maigus Nasir dan Ketua DPRD Kota Padang Muharlion yang juga menjabat sebagai Ketua Pengcab Kempo Padang. (rn/*/pzv)

Komentar