Aguswanto Terpilih Aklamasi Pimpin JMSI Sumbar Periode 2026–2031

News63 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com — Musyawarah Daerah (Musda) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Barat tahun 2026 menetapkan Aguswanto sebagai Ketua JMSI Sumbar periode 2026–2031 secara aklamasi dalam forum yang digelar di aula Kantor DPD Golkar Sumbar, Padang, Sabtu (25/4/2026).

Musda tersebut diikuti sejumlah pemilik media online di Sumbar dan dibuka oleh Pelaksana Tugas Ketua JMSI Sumbar Novermal Yuska. Kegiatan itu turut dihadiri Kabid Siber dan Sandi Diskominfotik Sumbar Sony serta Sekretaris DPD Golkar Sumbar Helmi Moesim.

Novermal Yuska menyampaikan, kepengurusan baru JMSI Sumbar diharapkan mampu melanjutkan program organisasi sekaligus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak.

“Karena melihat dari kondisi hari ini, kerja sama antara JMSI dengan sejumlah instansi masih jauh dari harapan,” katanya.

Ia menambahkan, selama ini pemilik media online masih berjalan sendiri-sendiri untuk mempertahankan eksistensi usaha.

“Jadi, dengan terbentuknya kepengurusan baru JMSI Sumbar kesempatan kerja sama dengan pihak pemerintahan dan juga instansi lainnya bisa lebih ditingkatkan dan bisa terus berkembang dan menghasilkan karya-karya jurnalistik berkualitas,” ujarnya.

Ketua JMSI Sumbar terpilih Aguswanto menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan peserta Musda dan menegaskan komitmennya menjalankan amanah bersama seluruh anggota.

“Semoga amanah ini bisa saya jalankan dengan baik dengan bantuan para anggota JMSI Sumbar yang ada saat ini. Tanpa hal itu, tidak mungkin bisa saya lakukan sendiri,” kata Aguswanto.

Ia menyebut akan membangun kolaborasi dan sinergi dengan pihak legislatif maupun eksekutif untuk mendukung program kerja organisasi.

Aguswanto juga menegaskan langkah awal kepengurusannya adalah melakukan konsolidasi organisasi, termasuk pembentukan cabang JMSI di kabupaten dan kota.

“Saat ini baru ada tiga cabang JMSI yang terbentuk di Sumbar, yakni Payakumbuh, Bukittinggi dan Pesisir Selatan, itu pun masa periodesasi kepengurusannya sudah habis dan perlu diperbaiki,” ujarnya.

“Jadi minimal, dalam periodesasi saya sekarang minimal bisa membentuk cabang JMSI setengah dari jumlah kabupaten kota yang ada di Sumbar,” lanjutnya.

Selain itu, ia merencanakan kerja sama dengan sekolah dan perguruan tinggi sebagai bentuk edukasi kepada generasi muda serta peningkatan kapasitas pemilik media online.

“Dengan peningkatan serupa ini mampu meningkatkan pendapatan media online yang mereka miliki bukan dari kerja sama saja, namun juga dari memanfaatkan perkembangan teknologi salah satunya melalui Google adsens,” pungkasnya.

Sekretaris DPD Golkar Sumbar Helmi Moesim menilai media massa memiliki peran sebagai alat kontrol sosial di tengah masyarakat.

“Kita tidak akan sukses kalau kita tidak mempunyai organisasi yang kuat dan saling menjadi komitmen,” ujarnya.

Ia berharap kepengurusan baru JMSI Sumbar mampu membangun organisasi yang solid serta melahirkan program kerja yang mendukung perkembangan secara profesional. (rn/*/pzv)

Komentar