Yota Balad Tekankan Disiplin Saat Buka Pusdiklat Paskibraka Pariaman

Pendidikan20 Dilihat

Pariaman, RANAHNEWS.com — Pemerintah Kota Pariaman memulai pemusatan pendidikan dan pelatihan (Pusdiklat) bagi 36 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat kota sebagai persiapan pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026. Pembukaan kegiatan dilakukan Wali Kota Pariaman Yota Balad di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Pariaman, Selasa (4/8/2026).

Dalam arahannya, Yota Balad menegaskan bahwa kedisiplinan menjadi fondasi utama yang harus dimiliki setiap calon Paskibraka. Sebanyak 36 peserta yang terdiri atas 20 putra dan 16 putri berasal dari 11 SMA/sederajat di Kota Pariaman diharapkan mampu mengikuti seluruh tahapan pelatihan dengan penuh tanggung jawab.

“Disiplin adalah kunci dari suatu keberhasilan. Disiplin merupakan sikap yang harus tertanam dalam diri pribadi kita masing-masing yang tercipta dan terbentuk melalui proses dari serangkaian perilaku yang menunjukkan nilai-nilai ketaatan, kepatuhan, kesetiaan, keteraturan, dan ketertiban,” ujar Yota Balad.

Menurutnya, calon Paskibraka harus mematuhi setiap arahan pelatih dan pembina, menjaga kesehatan, memperkuat kekompakan, serta memiliki semangat pantang menyerah agar terbentuk karakter yang disiplin, berjiwa patriotisme, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan cinta tanah air.

Yota juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah lolos melalui proses seleksi.

“Saya bangga, karena anak-anak semua adalah orang-orang yang terpilih. Terpilih sebagai calon Paskibraka bukan karena intervensi akan tetapi terpilih berdasarkan kemampuan, kerja keras, serta usaha yang anak-anak lakukan,” katanya.

Ia mengingatkan para peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian pelatihan secara maksimal agar pelaksanaan upacara pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada 17 Agustus 2026 dapat berjalan lancar.

“Selamat saya ucapkan, ikuti seluruh rangkaian latihan dengan baik agar pelaksanaan upacara pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada 17 Agustus 2026 nanti bisa berjalan lancar dan baik. Ingat, Paskibraka bukan sekadar bertugas mengibarkan bendera saja, tetapi dipersiapkan untuk menjadi teladan, duta Pancasila, dan agen perubahan di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pariaman, Afdilla, menjelaskan Pusdiklat berlangsung selama 20 hari, mulai 30 Juli hingga 18 Agustus 2026.

Tahap pertama dilaksanakan dengan sistem latihan pulang pergi selama sembilan hari, yakni 30 Juli hingga 7 Agustus 2026, di Lapangan Balai Kota Pariaman. Selanjutnya, peserta mengikuti pemusatan latihan dengan sistem karantina selama 11 hari, mulai 8 hingga 18 Agustus 2026, di Hotel Nantongga, dengan latihan tetap dipusatkan di Balai Kota Pariaman.

Afdilla menambahkan, pelaksanaan Pusdiklat didukung Tim Pelatih dan kelengkapan Paskibraka dari Kodim 0308 Pariaman, pendamping dari Kantor Kesbangpol, Purna Paskibraka Duta Pancasila Kota Pariaman, serta tim medis dari Dinas Kesehatan Kota Pariaman. (rn/*/pzv)

Komentar