Pembelajaran Tatap Muka di Dharmasraya Kembali Digelar, Pengawasan Diperketat

Dharmasraya, RANAHNEWS.com — Pembelajaran tatap muka di seluruh sekolah di Kabupaten Dharmasraya kembali dilaksanakan mulai Rabu (16/9), setelah selama sepekan siswa mengikuti pembelajaran jarak jauh akibat kondisi kabut asap.

Keputusan tersebut diambil menjelang pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS), dengan mempertimbangkan kebutuhan siswa memperoleh pembelajaran langsung dan persiapan materi secara optimal.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dharmasraya, Bobby Perdana Riza, di Pulau Punjung, Selasa (15/9), mengatakan pembelajaran jarak jauh selama satu pekan belum sepenuhnya efektif untuk memastikan seluruh materi terserap siswa.

“UTS sudah semakin dekat, sehingga anak-anak membutuhkan persiapan yang tidak sebentar, sementara pembelajaran jarak jauh belum sepenuhnya efektif untuk memastikan seluruh materi pembelajaran dapat terserap dengan baik,” katanya.

Menurut Bobby, pembelajaran jarak jauh juga tidak dapat diterapkan terlalu lama karena dikhawatirkan memengaruhi budaya, kedisiplinan, dan semangat belajar siswa.

Meski kembali menerapkan pembelajaran tatap muka, Dinas Pendidikan memperketat pengawasan di setiap satuan pendidikan. Pengawasan mencakup penggunaan masker, aktivitas siswa di sekolah, serta penerapan larangan kegiatan di luar ruangan.

Seluruh siswa dan guru diwajibkan disiplin menggunakan masker selama berada di lingkungan sekolah untuk mengantisipasi dampak paparan asap.

Dinas Pendidikan juga melarang seluruh aktivitas sekolah di luar ruangan, termasuk upacara, olahraga, kegiatan ekstrakurikuler luar ruang, dan outing class.

“Untuk kegiatan di luar ruangan sementara kita larang, termasuk upacara, olahraga, ekstrakurikuler dan outing class, dan kami akan bersikap tegas terhadap sekolah yang tidak mematuhi ketentuan ini,” ujar Bobby.

Pihak sekolah diminta memperhatikan kondisi siswa selama pembelajaran dan memberikan fleksibilitas absensi bagi siswa yang rentan terhadap kondisi kabut asap sehingga tidak harus hadir langsung di sekolah.

Siswa yang tidak hadir tetap diwajibkan mengikuti pembelajaran jarak jauh atau menyelesaikan tugas yang diberikan sekolah sesuai kesiapan sarana dan prasarana masing-masing.

Dinas Pendidikan juga mendorong sekolah yang memiliki sarana memadai untuk menerapkan pembelajaran secara hybrid sebagai bentuk inovasi di tengah kondisi yang belum sepenuhnya ideal.

Melalui pembelajaran hybrid, siswa yang sehat dan mampu mengikuti pembelajaran langsung dapat hadir di kelas, sedangkan siswa dengan kondisi tertentu mengikuti pembelajaran secara daring melalui Zoom Meeting.

Siswa yang mengikuti pembelajaran daring diwajibkan mengaktifkan kamera selama setiap mata pelajaran berlangsung sebagai bentuk kedisiplinan sekaligus memastikan mereka tetap mengikuti proses pembelajaran.

“Besok kami akan mencoba pilot project pembelajaran hybrid di SMP Negeri 1 Pulau Punjung, sehingga siswa yang tidak bisa hadir secara langsung tetap dapat mengikuti pembelajaran bersama teman-temannya di kelas,” katanya.

Bobby mengajak orang tua, siswa, guru, dan masyarakat bersama-sama mendukung pelaksanaan pembelajaran agar berlangsung aman dan nyaman di tengah kondisi kabut asap.

Dinas Pendidikan, kata dia, akan terus memantau perkembangan kualitas udara dan terbuka terhadap masukan masyarakat sehingga kebijakan pembelajaran dapat sewaktu-waktu dievaluasi sesuai kondisi di lapangan.

Pembelajaran jarak jauh sebelumnya ditetapkan mulai 10 September 2026 karena kondisi kabut asap semakin tebal di Kabupaten Dharmasraya. Saat itu, tercatat 64 titik panas terpantau.

Sejak 12 September 2026, Kabupaten Dharmasraya sudah tidak lagi memiliki titik panas yang terpantau. Sementara itu, kecenderungan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mulai menurun dibandingkan pekan sebelumnya, meskipun masih berfluktuasi.

Kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani bahwa keselamatan dan kenyamanan siswa tetap menjadi prioritas, sementara proses pembelajaran dan pemenuhan materi pendidikan tetap berjalan. (akn)

Komentar