Lisda Hendrajoni Dorong Penguatan Posyandu Atasi Stunting

Pendidikan449 Dilihat

Pesisir Selatan, RANAHNEWS – Upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat terus digalakkan di Kabupaten Pesisir Selatan. Salah satunya melalui Gerakan Aktifkan Posyandu, bagian dari program nasional Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang menyasar penguatan layanan kesehatan di tingkat nagari.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesisir Selatan, Lisda Hendrajoni, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap derajat kesehatan masyarakat. Ia menyebut Posyandu sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dini penyakit sekaligus pusat edukasi gaya hidup sehat.

“Gerakan aktifkan Posyandu ini sangat relevan dengan kondisi kesehatan kita saat ini. Di Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, kita mulai menguatkan kembali layanan dasar ini agar masyarakat terbiasa hidup sehat,” ujar Lisda dalam kegiatan Germas yang digelar Dinas Kesehatan, Sabtu (24/5).

Lisda juga menyoroti tantangan serius yang dihadapi daerah, terutama angka stunting yang masih tinggi. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2023, prevalensi stunting tercatat 27 persen, meskipun menurut data EPPBGM hanya 6,5 persen. Selain itu, tercatat 9 kematian ibu dan 72 kematian bayi sepanjang tahun lalu.

“Penyakit-penyakit degeneratif juga terus meningkat. Jika ini tidak kita atasi, maka mimpi mewujudkan generasi emas 2045 bisa gagal total,” tegas Lisda.

Menurutnya, kolaborasi semua pihak sangat dibutuhkan untuk memperkuat Posyandu sebagai layanan kesehatan pertama di masyarakat. Ia berharap seluruh elemen, termasuk pemerintah nagari dan para kader, bersinergi mewujudkan Nagari Sehat sebagai program prioritas Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan.

Hadir dalam kegiatan ini Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, Ketua DPRD, Kepala Dinas Kesehatan, Camat Basa Ampek Balai Tapan, serta para tokoh masyarakat setempat. (rn/*/pzv)

Komentar