Festival Muharam Hidupkan Nuansa Religius di Pantai Carocok Painan

Pariwisata471 Dilihat

Pesisir Selatan, RANAHNEWS – Pantai Carocok Painan menjadi saksi semarak Festival Muharam 1447 Hijriah yang dibuka resmi oleh Wakil Bupati Pesisir Selatan, Dr. Risnaldi Ibrahim, pada Rabu (25/6). Festival bertema “Muharam Membingkai Identitas Kabupaten Pesisir Selatan dalam Iman dan Budaya” ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Pesisir Selatan.

Hadir dalam pembukaan festival tersebut Ketua DPRD Pesisir Selatan, unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama, Sekretaris Daerah, para kepala OPD, staf ahli, pimpinan BUMD, serta berbagai organisasi kemasyarakatan di daerah itu.

Kepala Kantor Kementerian Agama Pesisir Selatan, H. Yufrizal, S.Ag., M.H.I., menegaskan bahwa peringatan 1 Muharam bukan sekadar rutinitas seremonial. “Kita ingin menyerap esensi hijrah Nabi Muhammad SAW, yaitu membangun peradaban baru, bukan hanya tekstual, tetapi juga kontekstual. Kita ingin kehidupan beragama dan bermasyarakat yang lebih berkualitas,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar Festival Muharam menjadi perekat semua elemen masyarakat dalam semangat Islam yang terbuka dan penuh kasih. “Mari kita langitkan doa agar Pesisir Selatan menjadi negeri yang dirahmati. Kita semangatkan gerakan: nagari mangaji, siswa mangaji, aparatur mangaji, dan kita bungkus daerah ini dengan nilai adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah,” katanya.

Asisten I Sekretariat Daerah, dr. Syahrial Antoni, menjelaskan bahwa festival ini merupakan bagian dari langkah strategis dalam mewujudkan visi Bupati dan Wakil Bupati untuk menciptakan Pesisir Selatan yang maju dan berkelanjutan. “Festival ini juga mendukung pembentukan sumber daya manusia yang unggul dan masyarakat yang harmonis,” katanya.

Rangkaian kegiatan diawali 25 Juni dengan pawai Lembaga Didikan Subuh (LDS) se-Kecamatan IV Jurai, lomba qosidah rabana dan Asmaul Husna tingkat BKMT se-kabupaten. Keesokan harinya digelar pentas seni budaya Islam, dilanjutkan lomba Asmaul Husna tingkat SLTA pada 27 Juni, serta Zikir Akbar pada malam harinya. Sebagai puncaknya, akan dilaksanakan Tabligh Akbar pada 28 Juni 2025 dengan menghadirkan mubalig nasional dari Jakarta.

dr. Syahrial Antoni juga menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak, termasuk lembaga perbankan seperti BRI, BSI, dan Bank Nagari Sumatera Barat. Festival ini diharapkan menjadi ruang spiritual dan budaya yang menguatkan identitas daerah, mempererat hubungan antarmasyarakat, serta menumbuhkan semangat religius dalam pembangunan Pesisir Selatan. (rn/*/pzv)

Komentar