Yota Balad Saksikan Sidang Tahunan MPR-DPR-DPD dan Pidato Prabowo

Politik150 Dilihat

Pariaman, RANAHNEWS – Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama unsur pimpinan DPRD, Forkopimda, dan jajaran pemerintah daerah mengikuti Sidang Tahunan Bersama MPR, DPR, dan DPD RI secara virtual di ruang rapat paripurna DPRD Kota Pariaman, Jumat (15/8/2025). Sidang ini menjadi momentum penting bagi kepala daerah untuk menyimak langsung Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan nasional tersebut disiarkan langsung dari Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, diawali pembukaan oleh Ketua MPR Ahmad Muzani, dilanjutkan pidato Ketua DPR RI Puan Maharani, sebelum Presiden Prabowo menyampaikan laporan kinerja lembaga negara dan arah kebijakan nasional.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa transisi kepemimpinan nasional dari Presiden Joko Widodo ke pemerintahannya berlangsung dengan semangat persatuan, kehormatan, dan kedewasaan politik.

“Peralihan kepemimpinan yang diakui dunia sebagai peralihan yang lancar dan sangat baik adalah bukti bahwa demokrasi kita matang dan kuat. Tidak semua negara mampu melaksanakan transisi kepemimpinan dengan baik dan lancar seperti kita,” ujar Prabowo.

Ia menegaskan komitmennya sebagai kepala negara untuk menegakkan hukum dan memberantas segala bentuk korupsi maupun penyelewengan di tubuh eksekutif.

“Saya disumpah untuk melaksanakan perintah Undang-Undang Dasar Republik kita. Karena itu, saya tidak ada pilihan lain selain memimpin upaya pemberantasan korupsi dan penyelewengan di semua lembaga eksekutif dan pemerintah,” tegasnya.

Prabowo juga memaparkan target besar pemerintah ke depan, mulai dari penghapusan kemiskinan ekstrem, mendorong pertumbuhan ekonomi, hingga menjadikan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi dan moral yang disegani dunia.

“Kita harus bekerja sama, bersatu, dan bergotong royong. Kita harus wujudkan Indonesia incorporated,” tandasnya.

Menutup pidatonya, Presiden Prabowo meminta seluruh komponen bangsa untuk tetap mengawal dan mengkritik pemerintahannya agar tetap berada di jalur visi Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, dan Indonesia Maju. (rn/*/pzv)

Komentar