Pariaman, RANAHNEWS – Wali Kota Pariaman, Yota Balad, bersilaturahmi dengan Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, di rumah dinas Bupati Padang Pariaman yang terletak di Kelurahan Karan Aur, Kecamatan Pariaman Tengah, Minggu sore (2/3/2025). Pertemuan ini menjadi momentum mempererat hubungan personal sekaligus memperkuat sinergi antara dua daerah yang memiliki keterikatan sejarah dan budaya.
Didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman, Rudy Repenaldi Rilis, Wali Kota Yota Balad menyampaikan bahwa hubungan baik antara dirinya dan Bupati John Kenedy Azis telah terjalin lama, layaknya hubungan kakak dan adik.
“Hari ini kami berkesempatan bersilaturahmi dengan Uda John Kenedy Azis sekaligus menghadiri syukuran atas rumah dinas Bupati yang berada di Kota Pariaman. Ini juga menjadi kesempatan bagi kami untuk memperkuat kebersamaan demi kemajuan kedua daerah,” ujar Yota Balad.
Sebagai mantan Sekda Kota Pariaman, Yota menegaskan bahwa meskipun Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman telah terpisah secara administratif selama lebih dari 22 tahun, hubungan adat dan tradisi tetap menjadi perekat utama.
“Pariaman dan Padang Pariaman hanya dipisahkan oleh administrasi. Secara budaya, kita tetap satu. Apa pun yang bisa dilakukan bersama untuk kesejahteraan masyarakat harus terus diupayakan,” ungkapnya.
Pertemuan dua pemimpin daerah ini juga bertujuan menjalin sinergi yang lebih erat dalam berbagai sektor pembangunan. Yota berharap kedua daerah dapat terus berkembang bersama dalam berbagai bidang yang saling mendukung.
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi semangat kerja sama yang ditunjukkan Wali Kota Pariaman.
“Terima kasih atas kunjungan Pak Wali. Mari kita bersama-sama membangun Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman agar lebih maju. Dengan kebersamaan, kita bisa mencapai banyak hal untuk masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, John Kenedy Azis juga menyampaikan bahwa rumah dinas yang ditempatinya di Karan Aur telah diperindah sebagai bagian dari upaya mendukung sektor pariwisata Kota Pariaman.
“Rumah dinas ini bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga Rumah Rakyat. Kami ingin ikut serta dalam pengembangan pariwisata dan menjaga sejarah, karena Pariaman dulunya merupakan ibu kota Kabupaten Padang Pariaman,” tutupnya. (rn/*/pzv)










Komentar