Rapat Paripurna LKPJ 2024: Sinergi DPRD dan Pemko Pariaman Jadi Kunci Pembangunan

News, Ekonomi300 Dilihat

Pariaman, RANAHNEWS – Kota Pariaman mencatat berbagai pencapaian positif sepanjang tahun 2024. Dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) yang disampaikan Wakil Wali Kota Mulyadi pada Rapat Paripurna DPRD, Jumat (21/3/2025), berbagai indikator pembangunan menunjukkan tren pertumbuhan. Namun, tantangan ekonomi seperti peningkatan angka kemiskinan tetap menjadi perhatian utama.

Rapat ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim, dan dihadiri oleh unsur legislatif serta eksekutif, termasuk Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala OPD, camat, hingga kepala desa dan lurah. Dalam sambutannya, Mulyadi menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019.

Salah satu pencapaian utama Kota Pariaman adalah peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang mencapai 80,49 pada tahun 2024, naik dari 79,76 pada tahun sebelumnya. Dengan angka ini, Kota Pariaman berada di peringkat kelima di Sumatera Barat. Peningkatan ini menunjukkan bahwa sektor pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat mengalami perbaikan.

Namun, di tengah capaian tersebut, angka kemiskinan mengalami peningkatan. Pada tahun 2024, jumlah penduduk miskin mencapai 4.010 orang atau 4,26%, naik dari 3.910 orang atau 4,20% pada tahun sebelumnya. Sementara itu, ada kabar baik di sektor ketenagakerjaan: tingkat pengangguran terbuka turun dari 5,68% pada tahun 2023 menjadi 5,32% pada 2024. Pertumbuhan ekonomi daerah juga mengalami kenaikan sebesar 4,51%, meskipun masih berada di peringkat ketujuh dibandingkan daerah lain di Sumatera Barat.

Dalam hal pengelolaan anggaran, Kota Pariaman menetapkan target APBD 2024 sebesar Rp669,47 miliar, dengan belanja mencapai Rp675,85 miliar. Pendapatan daerah terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp45,91 miliar serta dana transfer pusat sebesar Rp598,45 miliar. Hingga akhir tahun, realisasi belanja daerah mencapai Rp648,10 miliar, dengan tambahan dana transfer ke 55 desa sebesar Rp85,82 miliar.

Selain aspek anggaran dan ekonomi, Kota Pariaman juga meraih berbagai penghargaan bergengsi sepanjang 2024. Beberapa di antaranya adalah Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Universal Health Coverage (UHC), Anugerah Kota Paling Berkelanjutan di Indonesia, Innovative Government Award (IGA), serta penghargaan dalam bidang keterbukaan informasi publik dan pelayanan pemerintahan.

Mulyadi menutup laporannya dengan harapan besar terhadap masa depan Kota Pariaman. “Sinergi antara eksekutif dan legislatif telah menjadi kunci kemajuan Kota Pariaman. Kami berharap kerja sama ini terus ditingkatkan agar Pariaman dapat semakin maju dan berdaya saing,” ujarnya.

Dengan berbagai capaian dan tantangan yang dihadapi, Kota Pariaman di tahun 2025 diharapkan dapat lebih fokus pada pemerataan kesejahteraan dan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi. (rn/*/pzv)

Komentar