Pariaman, RANAHNEWS.com — Pemerintah Kota Pariaman menyiapkan Festival Takbiran Keliling 1447 Hijriah/2026 Masehi sebagai bagian dari Program Unggulan RISALAH (Beriman, Saleh, dan Berakhlak) untuk menyemarakkan syiar Islam menjelang Hari Raya Idulfitri. Kegiatan tersebut akan digelar pada malam terakhir Ramadan sebelum masuknya Idulfitri.
Wali Kota Pariaman Yota Balad menyampaikan hal itu di ruang kerjanya, Selasa (10/3). Festival takbiran keliling akan diikuti perwakilan dari kecamatan atau Kantor Urusan Agama (KUA) di setiap kecamatan.
“Festival takbiran keliling diikuti utusan dari kecamatan atau KUA masing-masing kecamatan minimal dua tim dan masing-masing tim beranggotakan lima sampai tujuh orang remaja atau dewasa. Peserta akan dinilai oleh tim juri,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peserta diwajibkan menggunakan kendaraan pick up yang dilengkapi sound system memadai. Selain itu, peserta harus mengenakan pakaian muslim yang rapi dan sopan serta menggunakan alat kesenian tradisional dalam penampilan takbiran.
“Yang penting, semua peserta takbiran mengeluarkan kemampuan maksimal dalam mengumandangkan suara takbir dari awal sampai akhir,” ucapnya.
Suara takbiran yang ditampilkan harus bernilai seni dan tidak diperbolehkan menggunakan rekaman.
Pemerintah Kota Pariaman menyiapkan hadiah berupa trofi dan tabanas untuk juara pertama, kedua, dan ketiga serta harapan satu, dua, dan tiga. Desa dan kelurahan yang ingin berpartisipasi dapat mendaftarkan tim melalui kantor camat atau KUA di wilayah masing-masing.
Masyarakat dapat menyaksikan festival takbiran keliling tersebut di sepanjang rute yang telah ditetapkan panitia, dimulai dari halaman kantor wali kota menuju Simpang Tabuik, Simpang Apar, Naras, Kantor Camat Pariaman Utara, By Pass, Simpang Jati, Simpang Lapai, Balai Kurai Taji, Marunggi, Sunua, Simpang Kampuang Kaliang, Kampung Baru, Simpang DLAJ, dan kembali finis di Balaikota. (rn/*/pzv)










Komentar