Padang, RANAHNEWS – Kunjungan kerja gabungan komisi DPRD Kabupaten Solok Selatan ke DPRD Provinsi Sumatera Barat menjadi momen penting untuk memperdalam pemahaman mengenai mekanisme pertanggungjawaban pelaksanaan APBD dan pengawasan terhadap urusan pemerintahan daerah. Pertemuan berlangsung pada Jumat (11/7/2025) di ruang rapat khusus 1 kantor DPRD Sumbar.
Kehadiran para wakil rakyat dari Solok Selatan disambut anggota Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Sumbar, Muzli M Nur. Diskusi berlangsung terbuka dan dinamis, membahas penguatan fungsi pengawasan dan strategi menjadikan pertanggungjawaban APBD sebagai sarana evaluasi menyeluruh.
Ketua DPRD Kabupaten Solok Selatan, Martius, mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut bertujuan memperoleh masukan terkait optimalisasi peran DPRD dalam menindaklanjuti laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD, terutama untuk perbaikan dalam proses penganggaran tahun berikutnya.
“Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tidak sekadar memuat realisasi pendapatan, belanja, dan SILPA. Lebih dari itu, ia menjadi alat untuk mengevaluasi seluruh tahapan, mulai dari perencanaan, penganggaran program dan kegiatan, hingga pelaksanaannya. Kami ingin belajar bagaimana memaksimalkan fungsi ini sebagai dasar pengambilan kebijakan anggaran,” ujar Martius.
Anggota Bamus DPRD Sumbar, Muzli M Nur, menyambut baik inisiatif DPRD Solok Selatan yang datang langsung untuk berdiskusi secara terbuka. Ia menilai pertemuan semacam ini sangat positif dalam membangun pemahaman bersama mengenai tata kelola keuangan daerah yang akuntabel.
“Kita apresiasi kedatangan DPRD Solok Selatan. Melalui diskusi ini kita saling berbagi pandangan dan pengalaman dalam pelaksanaan pertanggungjawaban APBD. Semoga pertemuan ini membawa manfaat bagi kita semua,” kata Muzli. (rn/*/pzv)











Komentar