Padang Panjang, RANAHNEWS.com — Pengamanan arus mudik dan pelayanan publik selama Idulfitri 1447 H/2026 M mulai dipersiapkan melalui koordinasi lintas sektor di Kota Padang Panjang. Pemerintah kota menegaskan komitmen menghadirkan pelayanan yang humanis dan responsif selama momentum Lebaran.
Penegasan itu disampaikan usai mengikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Pelayanan Idulfitri yang digelar pemerintah pusat secara daring di Aula Tathya Dharaka Polres Padang Panjang, Senin (2/3/2026).
Rakor nasional tersebut membahas kesiapan pengamanan arus mudik dan balik, stabilitas harga bahan pokok, kesiapan infrastruktur transportasi, hingga antisipasi potensi bencana selama libur Lebaran. Operasi Ketupat 2026 dijadwalkan berlangsung pada 13–27 Maret 2026, dengan puncak arus mudik diperkirakan 18 Maret dan arus balik 25–27 Maret 2026.
Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra menegaskan koordinasi lintas sektor menjadi kunci menciptakan suasana aman dan kondusif.
“Kita tidak hanya berbicara soal pengamanan, tetapi juga kualitas pelayanan. Petugas di lapangan harus mengedepankan pendekatan yang humanis, memberikan rasa nyaman, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia menyebutkan, pemerintah kota bersama unsur Forkopimda, TNI-Polri, dan instansi terkait menyiapkan langkah antisipatif, mulai dari pengamanan titik keramaian, pengaturan lalu lintas, hingga pengawasan distribusi bahan pokok selama Ramadan dan Idulfitri.
Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi menyampaikan pihaknya akan mendirikan pos pengamanan dan pos pelayanan di sejumlah titik strategis serta meningkatkan patroli di wilayah rawan kemacetan dan gangguan kamtibmas sebagai bagian dari Operasi Ketupat nasional.
Dalam rakor tersebut, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur, rekayasa lalu lintas, serta optimalisasi pelayanan publik selama periode mudik dan balik Lebaran. (rn/*/Lala)










Komentar