Padang Panjang, RANAHNEWS.com — Peluncuran Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah dan peletakan batu pertama Surau Buya Hamka menandai peringatan Milad ke-98 Muhammadiyah Kauman Padang Panjang yang digelar di Kompleks Kauman Muhammadiyah, Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan peran Muhammadiyah dalam bidang pendidikan dan dakwah, sekaligus pengembangan lembaga menuju level internasional.
Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menyampaikan kedekatannya dengan Muhammadiyah serta mengapresiasi kontribusi organisasi tersebut.
“Saya hadir karena saya bagian dari Muhammadiyah. Selamat Milad ke-98, semoga di usia yang matang ini Muhammadiyah semakin maju dan memberi kontribusi lebih besar,” ujarnya.
Ia juga mengajak kolaborasi antarlembaga pendidikan seperti Kauman, Diniyyah, dan Thawalib untuk membangun sistem pendidikan yang mampu bersaing di tingkat internasional, dengan dukungan pemerintah daerah.
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Muhadjir Effendy menilai Kauman sebagai salah satu pusat penting pergerakan Muhammadiyah di Sumatera Barat.
“Kauman memiliki ruh pergerakan Muhammadiyah. Ke depan, harus terus melahirkan kader-kader berprestasi agar organisasi semakin berkembang,” pesannya.
Ia menambahkan, kehadiran pesantren internasional menuntut penguatan kemampuan bahasa asing bagi santri sebagai bekal menghadapi persaingan global.
“Dengan hadirnya pesantren internasional, kemampuan bahasa harus ditingkatkan agar santri mampu bersaing di tingkat dunia,” tambahnya.
Mudir Pesantren Kauman Derliana menyampaikan perkembangan jumlah santri sebagai bagian dari perjalanan lembaga tersebut.
“Dari awalnya hanya 34 santri, kini telah mencapai sekitar 800 santri. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas,” ungkapnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Allex Saputra, Wakil Ketua DPRD Nur Afni Fitri, Ketua Komisi III DPRD Mahdelmi, serta sejumlah tokoh dan pimpinan lembaga lainnya. (Lala)













Komentar