Nevi Zuairina Minta Pusat dan Daerah Bersinergi Tangani Banjir Sumbar

Padang, RANAHNEWS.com — Anggota DPR RI asal Sumatera Barat, Nevi Zuairina, mendorong penanganan banjir bandang secara komprehensif melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah, menyusul kembali terjadinya bencana banjir di Kota Padang. Ia menilai penanganan bencana tidak cukup hanya berfokus pada bantuan darurat, tetapi harus disertai langkah jangka panjang untuk mengurangi risiko kejadian serupa.

Nevi menyampaikan duka cita mendalam kepada masyarakat yang terdampak banjir bandang. Ia berharap warga diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah, termasuk menyelamatkan keluarga dan menghadapi kerusakan tempat tinggal.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Hati saya bersama saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah ini. Saya membayangkan betapa beratnya perjuangan keluarga yang harus menyelamatkan diri, mengkhawatirkan keselamatan anak-anak, dan menghadapi kerusakan tempat tinggal. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan ketabahan kepada seluruh masyarakat yang terdampak,” ungkap Nevi.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menegaskan, banjir dan air bah yang berulang di Sumatera Barat harus menjadi perhatian serius seluruh pihak. Menurutnya, diperlukan kebijakan jangka panjang yang terintegrasi untuk menangani persoalan tersebut.

Langkah yang dibutuhkan, antara lain, pemulihan kawasan hulu, pengelolaan daerah aliran sungai, perbaikan infrastruktur pengendali banjir, serta penguatan sistem peringatan dini.

“Pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus berjalan bersama. Kita membutuhkan sinergi yang nyata, perencanaan yang matang, serta komitmen berkelanjutan agar keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” tegas anggota Komisi IV DPR RI tersebut.

Selain penanganan jangka panjang, Nevi mengingatkan pemerintah agar memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi. Kebutuhan itu meliputi makanan, air bersih, pelayanan kesehatan, tempat pengungsian yang layak, serta perlindungan bagi anak-anak, perempuan, dan kelompok rentan.

Ia juga menyoroti dampak bencana yang tidak hanya berupa kerusakan fisik, tetapi juga kehilangan rasa aman, terganggunya pendidikan anak, dan terhentinya mata pencaharian masyarakat.

“Jangan biarkan masyarakat menghadapi ketakutan yang sama setiap musim hujan. Negara harus hadir, masyarakat harus saling menguatkan, dan kita semua harus bergotong royong membangun Sumatera Barat yang lebih aman dan tangguh,” pungkas Nevi Zuairina. (rn/*/pzv)

Komentar