Kolaborasi Ansor dan Dinkes Dharmasraya Soroti Kasus HIV/AIDS

News24 Dilihat

Dharmasraya, RANAHNEWS.com — Kolaborasi lintas sektor untuk penanganan kesehatan masyarakat mulai diperkuat di Dharmasraya melalui audiensi antara Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor dan Dinas Kesehatan setempat, Senin (13/4/2026). Pertemuan ini difokuskan pada pembahasan perkembangan kasus HIV/AIDS serta tantangan kesehatan lain yang dihadapi daerah.

Dalam audiensi tersebut, tren kasus HIV/AIDS di Sumatera Barat menjadi perhatian, termasuk kondisi di Kabupaten Dharmasraya yang menunjukkan fluktuasi dalam beberapa tahun terakhir.

Ketua PC GP Ansor Dharmasraya, Frengky Sandra, menyampaikan keprihatinannya terhadap data yang berkembang. Ia merujuk pada tren regional yang menunjukkan sekitar 28 persen kasus HIV/AIDS berkorelasi dengan perilaku seksual berisiko.

“Merujuk pada tren regional, bahwa Sumatera Barat tengah menghadapi tantangan serius, di mana sekitar 28 persen kasus HIV/AIDS di wilayah tersebut berkorelasi dengan aktivitas perilaku seksual berisiko,” ujarnya.

Ia menambahkan, di Dharmasraya tercatat 33 kasus pada 2023, meningkat menjadi 44 kasus pada 2024, dan 29 kasus pada 2025.

“Ini bukan sekadar angka, tapi persoalan kemanusiaan dan masa depan generasi kita. Perlu ada intervensi serius dari hulu ke hilir,” tegasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Dharmasraya, Yosta Defina, membenarkan adanya temuan kasus tersebut, dengan catatan bahwa data mencakup seluruh pasien yang berobat di Dharmasraya, termasuk dari luar daerah.

Ia juga mengingatkan bahwa persoalan kesehatan daerah tidak hanya terbatas pada HIV/AIDS, tetapi juga mencakup stunting dan rendahnya cakupan imunisasi yang masih menjadi perhatian.

“Kami berharap GP Ansor menjadi mitra strategis dalam mengedukasi masyarakat. Pendekatan agama dan kepemudaan seringkali lebih efektif dalam menyentuh kesadaran masyarakat terkait pencegahan penyakit dan pola hidup sehat,” ujarnya.

Audiensi ini menjadi langkah awal penguatan sinergi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah dalam upaya edukasi serta penanganan kesehatan masyarakat di Dharmasraya. (akn)

Komentar