Kabupaten Solok, RANAHNEWS – Prestasi membanggakan hadir di momentum peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Atlet taekwondo asal Kabupaten Solok, Jersey Kiyomi Sayyidah K., sukses mempersembahkan medali perunggu pada ajang MBW Taekwondo Internasional Open 2025 di Negeri Sembilan, Malaysia, 15–17 Agustus 2025. Raihan ini menjadi kado istimewa bagi tanah air sekaligus bukti potensi atlet muda Solok di pentas internasional.
Bertanding pada kelas Poomsae (seni), Kiyomi mampu bersaing di tengah lebih dari 3.000 atlet dari 14 negara. Putri asli Nagari Koto Gadang Guguk, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok itu kini bersekolah di SD IT Al Ibrah, Gresik, dengan mengambil kelas internasional. Meski baru pertama kali turun di turnamen internasional, ia langsung mampu mencatat prestasi penting.
“Ini merupakan pengalaman pertama bagi saya. Sertifikat dari ajang ini sangat berguna untuk mendapatkan beasiswa prestasi saat melanjutkan sekolah nantinya,” ujar Kiyomi, yang bercita-cita kuliah kedokteran di China.
Selain taekwondo, Kiyomi dikenal sebagai gadis multitalenta. Ia kerap mendapat undangan bernyanyi pada acara fashion show di pusat perbelanjaan maupun kegiatan resmi, serta aktif mengikuti les musik, renang, dan aktivitas ekstrakurikuler lainnya.
Keberhasilan ini tak lepas dari dukungan penuh pelatih Dojang Kobar Indonesia, Ridho Putra Harri dan Syalwa Ivho Mahardika. Sebelum berangkat ke Malaysia, Kiyomi menjalani latihan intensif selama sebulan penuh.
“Meski hanya meraih perunggu, ini pengalaman berharga bagi Kiyomi yang baru pertama kali tampil di turnamen internasional. Apalagi prestasi ini bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, sehingga terasa sangat istimewa,” kata Sabeum Ridho, yang juga pernah meraih medali emas pada ajang yang sama.
Ridho menambahkan, pengalaman internasional ini akan memperkaya jam terbang atlet binaannya untuk menghadapi berbagai turnamen mendatang. Ia menegaskan, keberangkatan tim Kobar Indonesia yang mewakili Kabupaten Solok adalah bentuk konsistensi pembinaan sejak 2017.
“Meskipun hanya berangkat dengan satu atlet, kami tetap berkomitmen memberikan pengalaman terbaik bagi binaan kami,” ujar Ridho yang juga tercatat sebagai pelatih Pelatda Taekwondo Sumbar. (rn/*/E_J)













Komentar