Iqra Fasilitasi Pelatihan Makeup untuk Warga Sekitar Unand

Parlemen454 Dilihat

Padang, RANAHNEWS – Potensi ekonomi warga Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang, mulai mendapat perhatian serius dari Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, M Iqra Chissa Putra. Saat reses perorangan yang digelar Minggu sore (27/7/2025), Iqra menyerap aspirasi dari 100 warga yang mayoritas menginginkan peningkatan kesejahteraan melalui pelatihan keterampilan dan bantuan modal usaha.

Camat Pauh, Titin Maspetrin, menyoroti peluang besar di bidang tata rias wisuda, mengingat kawasan Limau Manis dikelilingi dua perguruan tinggi besar, Universitas Andalas dan Politeknik Negeri Padang. Ia menyayangkan banyaknya calon wisudawan yang justru mencari jasa makeup di luar wilayah tersebut. “Seharusnya ini bisa dimanfaatkan warga setempat sebagai peluang usaha. Kami berharap Pak Iqra dapat memfasilitasi pelatihan dan dukungan modal,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, Izarulfitri, pelaku usaha jahit setempat, menilai pelatihan keterampilan seperti makeup dan menjahit tingkat mahir akan membuka ruang baru bagi ekonomi warga. “Setiap tahun ribuan mahasiswa wisuda, tentu ini peluang besar jika difasilitasi,” katanya.

Sementara itu, Armadhan, warga lainnya, menyoroti perlunya pelatihan manajemen penjualan dan bantuan modal untuk UMKM dan petani yang tersebar di sekitar lingkungan kampus Unand. Ia berharap keberpihakan pemerintah terhadap kelompok usaha bisa lebih nyata melalui dukungan kebijakan.

Menanggapi hal tersebut, Iqra menyatakan pihaknya telah merancang sejumlah program pelatihan yang akan didukung dengan bantuan peralatan usaha. “Setelah pelatihan, akan kami dorong dengan bantuan peralatan agar warga bisa mandiri,” katanya.

Namun, ia menegaskan pentingnya legalitas kelompok penerima manfaat sesuai Permendagri No. 18 Tahun 2021. “Pemerintah hanya bisa menyalurkan bantuan kepada kelompok yang telah memiliki legalitas resmi. Maka, saya minta warga segera membentuk kelompok yang sah,” tegasnya.

Terkait aspirasi pembangunan infrastruktur seperti irigasi dan pondasi, Iqra menyebutkan program tersebut akan diupayakan masuk dalam anggaran tahun 2026. Ia meminta warga menyiapkan proposal lengkap dengan rekomendasi RT dan RW, serta berkoordinasi dengan camat. (rn/*/pzv)

Komentar