Padang, RANAHNEWS.com — Pemerintah Kota Padang menggelar Pasar Murah di 10 titik untuk menekan lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, sekaligus membantu meringankan beban masyarakat.
Program yang diinisiasi Dinas Perdagangan Kota Padang itu dibuka langsung Wali Kota Padang Fadly Amran di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Padang Sarai, Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Rabu (20/5).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, Kepala Dinas Perdagangan Fizlan Setiawan, dan Camat Koto Tangah Rio Ebu Pratama.
Fadly Amran mengatakan pasar murah merupakan langkah intervensi jangka pendek pemerintah dalam mengendalikan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya Idul Adha.
“Pasar murah ini merupakan penanganan jangka pendek. Kita apresiasi Dinas Perdagangan yang telah menghadirkan pasar murah di beberapa titik di Kota Padang. Ke depan kita akan meningkatkan intensitasnya melalui penambahan titik pasar murah,” ujarnya.
Ia menyebutkan, tahun ini pasar murah dilaksanakan di 10 titik di Kota Padang. Namun, Pemerintah Kota Padang berkomitmen meningkatkan cakupan layanan menjadi 24 titik setiap tahun melalui kerja sama dengan berbagai instansi terkait.
Fadly juga meminta Dinas Perdagangan memanfaatkan keberadaan pasar induk sebagai instrumen pengendalian harga melalui penguatan peran BUMD, teknologi cold storage, hingga sistem pergudangan.
“Kami berharap dengan digelarnya Pasar Murah ini dapat meringankan beban perekonomian masyarakat Kota Padang menjelang Hari Raya Idul Adha, karena harga kebutuhan pokok seperti cabai, telur, minyak goreng, dan gula dijual di bawah harga pasar tradisional,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Fizlan Setiawan mengatakan pasar murah sebelumnya telah digelar di Kecamatan Padang Utara dan dilanjutkan di Kecamatan Koto Tangah serta Kuranji.
“Kami telah mengadakan Pasar Murah di Kecamatan Padang Utara. Hari ini di Koto Tangah, dan besok di Kecamatan Kuranji. Kami berharap melalui Pasar Murah ini dapat membantu mengendalikan inflasi menjelang maupun setelah Hari Raya Idul Adha,” ujarnya.
Fizlan menambahkan, pihaknya juga menyediakan potongan harga kemitraan berupa kupon bagi masyarakat.
“Kami juga menyediakan potongan harga kemitraan berupa kupon. Masing-masing kupon bernilai Rp5 ribu. Setiap pembeli mendapatkan dua kupon sehingga memperoleh potongan harga sebesar Rp10 ribu,” katanya. (rn/*/pzv)













Komentar