Maigus Nasir Soroti 77 Anak Tidak Sekolah di Kuranji

Pendidikan43 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com — Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyoroti masih adanya 77 Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, saat melakukan inspeksi mendadak ke Kantor Kelurahan Sungai Sapih, Selasa (19/5/2026). Persoalan pendidikan dan kondisi infrastruktur lingkungan menjadi perhatian utama dalam sidak tersebut.

Berdasarkan data Kelurahan Sungai Sapih, jumlah ATS pada 2025 tercatat sebanyak 88 orang dan menurun menjadi 77 orang pada 2026.

Dalam sidak itu, Maigus meminta seluruh unsur kelurahan, RT/RW, dan tokoh masyarakat aktif melakukan pendataan serta pendekatan kepada keluarga anak-anak yang belum memperoleh akses pendidikan secara maksimal.

“Ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Padang, karena anak-anak kita tidak boleh kehilangan masa depan akibat terkendala akses pendidikan atau persoalan ekonomi keluarga. Kita ingin seluruh anak di Kota Padang mendapatkan hak pendidikan yang layak,” ujarnya.

Maigus menyebut Pemerintah Kota Padang melalui Program Unggulan “Padang Juara” terus berupaya menekan angka ATS sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan generasi muda.

Program tersebut tidak hanya fokus pada pendataan dan pendampingan anak putus sekolah, tetapi juga menyediakan berbagai fasilitas pendidikan, termasuk bantuan beasiswa bagi pelajar berprestasi dan masyarakat kurang mampu.

“Pemerintah Kota Padang juga membuka peluang beasiswa pendidikan hingga ke luar negeri bagi generasi muda yang memiliki kemampuan akademik dan semangat belajar tinggi. Kita ingin anak-anak Kota Padang menjadi generasi yang berdaya saing global,” kata Maigus.

Selain meninjau persoalan pendidikan, Maigus Nasir juga memeriksa kondisi infrastruktur lingkungan, khususnya sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan dan berlubang di Kelurahan Sungai Sapih.

Ia meminta lurah beserta jajaran segera mendata titik-titik jalan rusak yang berpotensi membahayakan masyarakat maupun menghambat aktivitas warga.

“Saya minta seluruh jalan yang berlubang segera didata. Jangan menunggu kerusakan semakin parah, karena infrastruktur yang baik sangat penting untuk kenyamanan dan keselamatan masyarakat,” ujarnya. (rn/*/pzv)

Komentar