Pesisir Selatan, RANAHNEWS – Semarak budaya dan geliat pariwisata kembali menggema di Kabupaten Pesisir Selatan. Setelah sempat terhenti selama beberapa tahun, Festival Langkisau siap digelar sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Pesisir Selatan ke-77, yang akan berlangsung mulai 14 hingga 19 April 2025.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Pesisir Selatan, Suhendri, menyampaikan bahwa festival ini bukan hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga momentum strategis untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata serta merawat budaya lokal yang sarat nilai.
“Festival Langkisau adalah panggung bagi potensi daerah. Melalui seni, budaya, dan semangat gotong royong masyarakat, kita ingin menunjukkan kepada publik bahwa Pesisir Selatan memiliki daya tarik yang unik dan layak dikunjungi,” ujarnya, Minggu (13/4/2025).
Festival ini akan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelaku seni, UMKM, hingga komunitas pemuda. Bagi pemerintah daerah, kegiatan ini menjadi bentuk nyata dari komitmen pelestarian budaya sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat.
Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, turut memberikan dukungan penuh atas pelaksanaan Festival Langkisau 2025. Ia menilai bahwa festival ini merupakan simbol kebangkitan pariwisata daerah pascapandemi dan stagnasi kegiatan wisata.
“Festival Langkisau bukan sekadar ajang selebrasi. Ini adalah ruang kolaborasi antara masyarakat, seniman, pelaku usaha, dan pemerintah untuk merawat budaya sekaligus membangkitkan ekonomi lokal. Kami ingin festival ini menjadi magnet wisata dan membuka peluang usaha seluas-luasnya,” kata Hendrajoni.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi dan partisipasi aktif seluruh pihak agar Festival Langkisau dapat menjadi momen bersejarah dalam perjalanan pariwisata Pesisir Selatan.
Festival ini akan diawali dengan Pawai Budaya, Prosesi Bajamba, Opening Ceremony, serta Festival Babiola pada 14 April. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Paripurna Hari Jadi Kabupaten pada 15 April dan berbagai perlombaan seni dan olahraga tradisional sepanjang minggu, seperti Festival Tari Tradisional, Lomba Selaju Sampan, Fun Bike, Catur Pantai, serta pentas musik band lokal.
Festival Langkisau kembali hadir sebagai ikon yang menggabungkan seni, olahraga, dan kearifan lokal dalam satu perayaan besar yang penuh warna. Masyarakat dan wisatawan diharapkan bisa ikut ambil bagian dalam suasana meriah yang membanggakan khas Pesisir Selatan. (rn/*/pzv)











Komentar