Rahmat Saleh Sebut Pesisir Selatan Sentra Jagung Strategis

Ekonomi32 Dilihat

Pesisir Selatan, RANAHNEWS.com — Anggota Komisi IV DPR RI Rahmat Saleh menargetkan perluasan lahan jagung di Sumatera Barat mencapai 4.000 hektare pada 2026, meningkat dari realisasi 3.000 hektare pada 2025, saat meninjau program swasembada jagung di Kabupaten Pesisir Selatan, Minggu (3/5/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat langsung pelaksanaan penanaman jagung sekaligus mendorong percepatan peningkatan luas tanam di daerah yang dinilai memiliki potensi besar.

Rahmat menyebut Kabupaten Pesisir Selatan menjadi salah satu wilayah strategis dalam pengembangan jagung di Sumbar. Pada 2025, sekitar 800 hektare dari total 3.000 hektare lahan jagung provinsi berada di daerah tersebut.

“Hari ini kita meninjau langsung realisasi penanaman jagung di Ranah Pesisir. Potensinya luar biasa, sepanjang mata memandang lahan yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan jagung,” ujarnya.

Ia menilai masih banyak lahan yang berpotensi digarap untuk mendukung kenaikan target pada tahun depan, sehingga diperlukan penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah.

Untuk mendukung peningkatan luas tanam, Rahmat menegaskan bantuan kepada petani tidak hanya berupa pendampingan, tetapi juga penyaluran benih agar produktivitas lahan meningkat.

“Bantuan bibit sudah kita dorong, tapi yang lebih penting adalah memastikan penanaman benar-benar terjadi dan berkelanjutan,” katanya.

Ia menambahkan, target 4.000 hektare pada 2026 merupakan bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan nasional.

“Ini bagian dari upaya kita menyukseskan program swasembada pangan yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto,” ucapnya.

Rahmat menekankan, keberhasilan target tersebut bergantung pada sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan petani agar perluasan lahan diikuti peningkatan produksi.

“Semua harus berjalan beriringan, tidak bisa sendiri-sendiri, jika kita ingin mencapai target yang telah ditetapkan,” harapnya. (rn/*/pzv)

Komentar