Warga Jati Padang Timur Antusias Sambut Sosialisasi Ketahanan Keluarga oleh Ketua DPRD Sumbar

News406 Dilihat

Padang, RANAHNEWS – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 17 Tahun 2018 tentang Ketahanan Keluarga di Kelurahan Jati, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Kamis (27/3/2025). Kegiatan yang berlangsung di Rumah Makan Sederhana itu disambut antusias oleh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Muhidi menekankan pentingnya peran keluarga sebagai benteng pertama dalam membentuk masyarakat yang tangguh dan berakhlak. Ia mengajak para orang tua untuk aktif menjaga anak-anak dari pengaruh negatif lingkungan.

“Ketahanan keluarga adalah pondasi utama dalam membangun masyarakat yang sejahtera. Jika keluarga kuat, maka bangsa juga kuat,” ujar Muhidi.

Ia juga menyoroti pentingnya ekonomi keluarga dalam menjaga kestabilan rumah tangga. Oleh karena itu, ia mendorong masyarakat untuk mengakses program pemerintah yang mendukung penguatan ekonomi keluarga.

“Kalau ada usulan yang bisa membantu ekonomi masyarakat, silakan ajukan. Kami siap perjuangkan agar masuk ke dalam program pemerintah daerah,” jelasnya.

Perhatian khusus juga diberikan Muhidi kepada perempuan kepala keluarga. Ia menilai mereka perlu diberi pelatihan agar mandiri secara ekonomi dan mampu menghidupi keluarganya dengan baik.

“Pemerintah daerah berkomitmen menyediakan program pelatihan ekonomi khusus bagi perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga,” tambahnya.

Muhidi turut mengingatkan pentingnya komunikasi positif antara orang tua dan anak. Ia mengisahkan bagaimana doa baik dari orang tua mampu membentuk karakter anak.

“Imam Sudais, yang kini menjadi imam besar di Masjidil Haram, dulunya dikenal nakal. Tapi ibunya tak pernah berhenti mendoakannya agar menjadi orang saleh. Dan terbukti, ia tumbuh menjadi tokoh besar,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau agar orang tua meluangkan waktu berkualitas bersama anak-anak, meski di tengah kesibukan.

“Kesibukan jangan dijadikan alasan. Anak-anak butuh perhatian kita, bukan hanya materi,” katanya.

Dalam kegiatan ini, Muhidi juga memaparkan rencana program “Sawah Pokok Murah” sebagai bentuk terobosan untuk menekan harga bahan pokok bagi masyarakat.

Menanggapi perkembangan teknologi yang pesat, Muhidi menegaskan pentingnya pengawasan terhadap konsumsi informasi oleh anak-anak.

“Di era digital ini, konten bisa diakses tanpa batas. Orang tua harus aktif memastikan anak-anak mereka mengonsumsi informasi yang benar dan membangun,” ujarnya.

Melalui sosialisasi ini, Muhidi berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya ketahanan keluarga sebagai landasan menghadapi tantangan zaman. Ia yakin, dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Sumatera Barat dapat menciptakan lingkungan yang aman, sejahtera, dan berdaya saing. (rn/*/pzv)

Komentar