Bawaslu Dharmasraya Gelar Sosialisasi Pengawasan Pilkada 2024: Tingkatkan Partisipasi Publik

Politik228 Dilihat

Dharmasraya, RANAHNEWS – Dalam rangka mempersiapkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Dharmasraya menyelenggarakan acara sosialisasi pengawasan pemilihan di Auditorium Kantor Bupati Dharmasraya, Jumat (8/10/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengawasi seluruh proses Pilkada yang akan datang, guna menciptakan pemilu yang adil, jujur, dan transparan.

Hadirkan Berbagai Elemen Penting
Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur penting di Dharmasraya, termasuk Bupati Dharmasraya, Kapolres Dharmasraya, Kajari Dharmasraya, Dandim 0310, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Dharmasraya, Kepala Kesbangpol Dharmasraya, serta Wali Nagari se-Kabupaten Dharmasraya. Tak ketinggalan, Pendamping Desa, insan media, dan para Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) serta Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) dari seluruh wilayah Dharmasraya juga turut hadir.

Bupati Dharmasraya: Pengawasan Adalah Kunci

Dalam sambutannya, Bupati Dharmasraya menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, lembaga pengawas, dan masyarakat untuk memastikan Pilkada berjalan sesuai aturan. “Kita harus bekerja bersama-sama untuk mengawal proses demokrasi ini. Pengawasan adalah kunci untuk mencegah pelanggaran dan menjaga integritas Pilkada,” ujar Bupati.

Penguatan Peran Masyarakat dalam Pengawasan

Ketua Bawaslu Dharmasraya, dalam paparannya, menekankan bahwa pengawasan partisipatif menjadi salah satu elemen penting dalam proses demokrasi. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk proaktif melaporkan jika menemukan indikasi pelanggaran selama tahapan Pilkada berlangsung.

“Dengan keterlibatan masyarakat, kita bisa meminimalisasi risiko pelanggaran seperti politik uang, penyalahgunaan wewenang, dan manipulasi data pemilih. Kami berharap masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga berperan sebagai pengawas aktif,” jelasnya.

Diskusi dan Simulasi Pengawasan
Selain sambutan dari para pejabat, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif dan simulasi pengawasan yang melibatkan peserta dari berbagai kalangan. Melalui simulasi ini, peserta dilatih untuk mengenali berbagai bentuk pelanggaran yang sering terjadi selama Pilkada, seperti politik uang dan kampanye hitam.

Sinergi untuk Pilkada yang Berintegritas
Acara sosialisasi ini diharapkan menjadi momentum penting untuk membangun sinergi antara Bawaslu, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mewujudkan Pilkada yang aman, damai, dan berintegritas.

Dengan tingginya antusiasme peserta yang hadir, Bawaslu optimistis bahwa masyarakat Dharmasraya akan semakin peduli dan berperan aktif dalam mengawasi jalannya Pilkada Serentak 2024.

“Tugas kita bersama untuk memastikan demokrasi berjalan dengan baik. Mari kita wujudkan Pilkada yang bermartabat untuk masa depan Dharmasraya yang lebih baik,” tutup Ketua Bawaslu. (rn/*/yanti)

Komentar