PWI Sumbar Kecam Perusakan Kantor PWI Solok Selatan

Hukum30 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com — Aksi perusakan Kantor Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Solok Selatan memicu kecaman dari PWI Sumatera Barat dan langsung dilaporkan ke Polres Solok Selatan untuk ditindaklanjuti secara hukum.

Peristiwa perusakan yang terjadi pada Senin (18/5/2026) malam itu menyebabkan kaca jendela kantor pecah dan sejumlah fasilitas mengalami kerusakan. PWI Sumbar meminta aparat kepolisian bergerak cepat mengusut pelaku.

Ketua PWI Sumbar Widya Navies menegaskan aksi perusakan terhadap fasilitas organisasi pers tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.

“Mengingat Ketua PWI Solok Selatan telah melaporkan kejadian perusakan sekretariat tersebut ke pihak kepolisian resor setempat, maka kita serahkan penanganannya ke pihak berwajib tersebut,” ujar Widya Navies dalam siaran pers resmi PWI Sumbar, Selasa (19/5/2026).

Ia juga mengimbau seluruh insan pers, khususnya anggota PWI Sumbar, tetap tenang dan tidak terpancing situasi yang berkembang.

“Utamakan prinsip yang benar dalam menjalankan tugas secara profesional serta menjunjung kode etik,” pesannya.

Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sumbar, Sawir Pribadi, menegaskan bahwa tindakan merusak fasilitas PWI merupakan tindak kriminal yang harus segera diproses hukum.

“Kita berharap Polres Solok Selatan bergerak cepat sebelum pelaku melarikan diri. Sebab potensi melarikan diri itu ada, lantaran kasus ini juga viral di media sosial,” kata Sawir.

Terpisah, Ketua PWI Solok Selatan Hendrivon mengatakan pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Solok Selatan pada Senin (18/5/2026).

Menurut Hendrivon, berdasarkan informasi sementara, terduga pelaku merupakan remaja yang diduga sedang menggunakan narkoba.

Ia menjelaskan, kondisi kantor sekretariat belakangan relatif sepi setelah Kantor Dinas Kominfo Kabupaten Solok Selatan berpindah lokasi. Selain kaca jendela pecah, kursi plastik berwarna biru di kantor tersebut juga mengalami kerusakan.

Hendrivon menyebut kawasan sekitar kantor diduga kerap menjadi tempat berkumpul remaja yang dicurigai menggunakan narkoba. Bahkan, sebelumnya kantor PWI Solok Selatan disebut pernah dilempari batu.

Meski demikian, ia memastikan tidak ditemukan indikasi sabotase terhadap aktivitas jurnalistik insan pers di daerah tersebut.

Hal serupa disampaikan Asisten I Pemkab Solok Selatan Taufik Effendi. Menurutnya, dugaan sementara mengarah pada aksi remaja yang diduga sedang menggunakan narkoba, sementara tidak ada barang kantor yang hilang akibat pencurian.

Usai menerima laporan, pihak Polres Solok Selatan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan terkait peristiwa tersebut. (rn/*/pzv)

Komentar