Pasaman Barat, RANAHNEWS.com — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat resmi melantik 2.658 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu formasi tahun 2025 sebagai bagian dari penataan manajemen aparatur sipil negara guna memperkuat pelayanan publik di daerah.
Pelantikan dipimpin langsung Bupati Pasaman Barat Yulianto di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat, Jumat (23/1/2026), dan dihadiri Wakil Bupati M. Ihpan, Sekretaris Daerah Doddy San Ismail, para asisten, staf ahli, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta pemangku kepentingan terkait.
Dalam arahannya, Yulianto menyampaikan bahwa pengadaan PPPK paruh waktu dilakukan untuk menjawab kebutuhan riil perangkat daerah sekaligus mendorong tata kelola ASN yang profesional, efektif, dan berkeadilan.
“Kehadiran saudara-saudara diharapkan dapat memperkuat kinerja organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjawab kebutuhan nyata di berbagai perangkat daerah,” ujar Yulianto.
Ia menegaskan bahwa meskipun berstatus PPPK paruh waktu, seluruh pegawai tetap dituntut menjunjung tinggi integritas, disiplin, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
“Saya ingin menegaskan bahwa meskipun berstatus PPPK paruh waktu dengan perjanjian kerja, saudara tetap dituntut memiliki integritas, disiplin, dan profesionalisme yang tinggi. Junjung tinggi nilai-nilai ASN dan patuhi peraturan perundang-undangan,” tegasnya.
Yulianto juga menjelaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, PPPK diangkat melalui perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu sehingga tidak diperkenankan mengajukan mutasi atau pindah tugas selama masa perjanjian berlangsung.
Ia mengungkapkan, proses pengusulan PPPK paruh waktu Kabupaten Pasaman Barat hingga memperoleh persetujuan dari Kementerian PAN-RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) memerlukan perjuangan dan koordinasi yang panjang.
“Perjuangan panjang telah dilalui hingga akhirnya saudara-saudara menerima SK PPPK paruh waktu. Hal ini patut disyukuri dan dibuktikan dengan kinerja terbaik sebagai ASN yang berakhlak,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menyerahkan piala dan piagam penghargaan kepada pemenang lomba kebersihan dan keindahan antar nagari, OPD, dan kecamatan, serta lomba ketahanan pangan melalui aksi menanam cabai.
Untuk kategori OPD, juara pertama diraih Dinas Ketahanan Pangan, disusul Dinas Kearsipan dan Perpustakaan di posisi kedua, serta Dinas Kesehatan sebagai juara ketiga. Penghargaan favorit diberikan kepada Sekretariat Daerah, sementara DPMPTSP, RSUD, dan Inspektorat masing-masing meraih Harapan I, II, dan III.
Pada kategori kecamatan dan nagari, juara pertama diraih Nagari Tandikek, juara kedua Kecamatan Pasaman, dan juara ketiga Nagari Talu. (rn/*/idn)










Komentar