Pasaman Barat, RANAHNEWS.com – Pembangunan sisi darat Pelabuhan Teluk Tapang di Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat, resmi memasuki tahap awal setelah dilakukan pemasangan patok batas lahan, Kamis (5/2/2026).
Tahapan awal tersebut dilaksanakan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Teluk Bayur dan disambut positif Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat karena dinilai mendukung pengembangan ekonomi daerah serta penyerapan tenaga kerja.
Kegiatan pemasangan patok batas lahan dihadiri Kepala KSOP Kelas II Teluk Bayur Chairul Awaluddin, Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Barat Dedy Diantolani, Kepala Dinas Kehutanan Sumatera Barat Ferdinal Asmin, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Sumatera Barat Ahdiyarsyah, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pasaman Barat Bakaruddin, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pasaman Barat Armen.
Kepala KSOP Kelas II Teluk Bayur, Chairul Awaluddin, menyatakan pembangunan sisi darat pelabuhan akan melibatkan tenaga kerja lokal sebagai bentuk komitmen bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat.
“Kami berkomitmen bersama pelaksana dan tokoh masyarakat Air Bangis untuk memberdayakan tenaga kerja lokal. Sekitar 10 hingga 20 persen pekerja akan direkrut dari masyarakat setempat,” ujarnya.
Ia menambahkan, peluang kerja juga diprioritaskan bagi warga yang terdampak bencana alam dan kehilangan mata pencaharian selama proses pembangunan berlangsung.
“Kami memberikan ruang seluas-luasnya bagi warga yang membutuhkan pekerjaan selama pembangunan berlangsung,” katanya.
Pejabat Pembuat Komitmen pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang dari Kementerian Perhubungan Laut, Hakim, menjelaskan pembangunan sisi darat pelabuhan dikerjakan oleh PT Sumber Bangun Sentosa dengan nilai kontrak Rp83,75 miliar dan masa kerja 330 hari hingga 15 Oktober 2026.
“Pemasangan patok batas lahan yang telah dinyatakan aman untuk pembangunan dilakukan bersama KSOP dan dinas terkait. Kami berharap dukungan seluruh pihak agar proyek ini berjalan lancar,” ujarnya.
Penanggung jawab kegiatan dari PT Sumber Bangun Sentosa, Sadar, menyampaikan kesiapan perusahaan memberdayakan tenaga kerja lokal. Pada tahap awal, sekitar 40 hingga 50 pekerja akan direkrut sesuai kebutuhan dan keahlian.
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menilai pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang sebagai langkah strategis jangka panjang. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Sumatera Barat yang juga tokoh masyarakat Air Bangis, Ahdiyarsyah, menyebut pembangunan pelabuhan tersebut telah lama dinantikan masyarakat.
“Sebagai anak nagari Air Bangis, kami sangat menyambut baik pembangunan ini. Pelabuhan Teluk Tapang diharapkan menjadi kebangkitan ekonomi daerah,” ujarnya.
Pelabuhan Teluk Tapang direncanakan menjadi simpul logistik bagi Pasaman Barat, kawasan utara Sumatera Barat, hingga Mandailing Natal, Sumatera Utara, dengan lokasi sekitar tiga kilometer dari perbatasan provinsi. (rn/*/pzv)










Komentar