Padang Panjang Ikuti Panen Raya, Prabowo Umumkan Swasembada Pangan

News96 Dilihat

Padang Panjang, Ranahnews.com — Capaian swasembada pangan nasional yang diumumkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menjadi momentum penting bagi daerah untuk menegaskan perannya dalam mendukung ketahanan pangan. Pemerintah Kota Padang Panjang turut mengikuti Panen Raya Nasional dan Pengumuman Swasembada Pangan secara virtual, Rabu (7/1/2026).

Kegiatan nasional yang dipusatkan di Karawang tersebut diikuti Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, didampingi Kepala Dinas Pangan dan Pertanian, Varia Warvis, para penyuluh pertanian, serta perwakilan petani. Seluruh rangkaian acara diikuti dari Ruang VIP Lantai II Balai Kota Padang Panjang.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengumumkan keberhasilan Indonesia mencapai Swasembada Pangan 2025. Keberhasilan itu ditandai dengan stok beras nasional yang mencapai tiga juta ton hingga akhir 2025.

Presiden menegaskan bahwa swasembada pangan tidak hanya berkaitan dengan sektor pertanian, tetapi juga memiliki dampak strategis terhadap pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

“Anak-anak Indonesia membutuhkan asupan protein yang bermutu agar tumbuh cerdas dan menjadi masa depan bangsa. Swasembada pangan menjadi fondasi penting untuk mewujudkan hal tersebut,” ujar Presiden Prabowo.

Di hadapan petani, penyuluh pertanian, dan komunitas pertanian dari berbagai daerah, Presiden juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan kekompakan seluruh pihak yang terlibat dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional.

“Terima kasih kepada seluruh komunitas pertanian Indonesia. Saudara bekerja keras, bersatu, dan kompak. Hasil kerja ini dipersembahkan untuk bangsa dan negara. Dalam waktu satu tahun, kita telah berdiri di atas kaki sendiri dan tidak lagi bergantung pada bangsa lain,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas sektor yang mendukung program swasembada pangan nasional. Menurutnya, keterbatasan luas lahan pertanian di Padang Panjang tidak menjadi hambatan untuk berkontribusi.

“Kunci keberhasilan program swasembada pangan nasional adalah kolaborasi dan kerja sama antara pemerintah dan pelaku usaha pertanian,” ujarnya.

Allex menambahkan, Pemerintah Kota Padang Panjang terus mendorong pengembangan pertanian perkotaan sebagai strategi optimalisasi potensi daerah. Upaya tersebut diharapkan tidak hanya mendukung swasembada beras, tetapi juga komoditas lain.

“Dengan keterbatasan lahan, Padang Panjang terus mendorong pengembangan pertanian perkotaan. Ke depan, kita berharap juga dapat mendukung tercapainya swasembada jagung,” ungkapnya. (rn/*/Lala)

Komentar