Repro Sumbar Desak Kejari Padang Umumkan Hasil Audit PT BIP

Hukum353 Dilihat

Padang, RANAHNEWS – Penundaan konferensi pers hasil audit kasus dugaan korupsi Kredit Modal Kerja dan Bank Garansi PT Benal Ichsan Persada kembali memunculkan keraguan publik terhadap komitmen Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang. Audit yang dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) disebut telah rampung, namun hasilnya belum juga diumumkan.

Kejari sebelumnya telah mengundang wartawan untuk menghadiri konferensi pers terkait perusahaan transportir yang beralamat di By Pass, Kota Padang, pada Senin (11/8/2025). Namun, agenda tersebut dibatalkan secara mendadak. Kasi Intelijen Kejari Padang, Eriyanto, melalui pesan WhatsApp kepada wartawan, menyampaikan alasan penundaan.
“Sehubungan dengan masih adanya kesibukan tim penyidik pidsus, maka dengan hormat kami sampaikan bahwa giat pers rilis ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan,” tulisnya.

Padahal, sejak 27 Juni 2024, perkara ini telah masuk tahap penyidikan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan SPRINT-01/L.3.10/Fd.1/06/2024. Sumber internal menyebutkan hasil audit BPKP sebenarnya sudah selesai.

Penundaan ini memicu kritik dari Ketua DPW Relawan Prabowo (Repro) Sumatera Barat, Roni Bose, yang menilai Kejari lamban menuntaskan perkara yang sudah bergulir lebih dari setahun tersebut.
“Kalau hasil audit sudah keluar, ekspos saja. Jangan memberi ruang intervensi pihak-pihak yang ingin kasus ini mandek,” ujarnya.

Roni juga mengingatkan agar Kejari bertindak sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu.
“Kalau kasus ini terus stagnan, kepercayaan publik bisa runtuh. Bukan tidak mungkin masyarakat akan turun ke jalan,” tegasnya. (rn/*/pzv)

Komentar