Yota Balad: Pemuda Harus Jadi Pemersatu, Bukan Pemecah Bangsa

Nasional343 Dilihat

Pariaman, RANAHNEWS — Semangat persatuan kembali menggema di Kota Pariaman saat Pemerintah Kota menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 di halaman Balaikota, Selasa (28/10/2025). Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri Wali Kota Pariaman Yota Balad, jajaran Forkopimda, pejabat daerah, organisasi kepemudaan, serta pelajar dan mahasiswa dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi di kota itu.

Dalam amanatnya, Yota Balad mengingatkan kembali makna historis Sumpah Pemuda sebagai tonggak lahirnya persatuan bangsa. Ia menekankan bahwa pada 28 Oktober 1928, para pemuda dari Sabang hingga Merauke berikrar mempersatukan bangsa yang beragam suku, bahasa, dan budaya dalam satu semangat kebangsaan Indonesia.

“Secara pribadi dan atas nama Pemerintah Daerah, saya mengucapkan selamat memperingati Hari Sumpah Pemuda. Upacara ini menjadi wujud rasa hormat kita kepada para pendahulu yang menyatukan berbagai perbedaan ke dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Yota.

Dalam kesempatan itu, Yota Balad juga membacakan pidato Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir yang mengusung tema ‘Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu’. Pesan tersebut menegaskan pentingnya semangat juang di tengah tantangan zaman yang berubah cepat.

“Hari ini tugas kita berbeda. Kita tidak lagi mengangkat bambu runcing, tetapi mengangkat ilmu, kerja keras, dan kejujuran. Namun semangatnya tetap sama, Indonesia harus berdiri tegak, Indonesia tidak boleh kalah,” kutip Yota.

Ia menambahkan, di tengah perubahan global yang pesat, generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai kejujuran, keberanian, dan ketangguhan.

“Kita tidak boleh takut, karena di setiap kampung dan kota masih ada anak muda Indonesia yang jujur, tangguh, dan berani,” ujarnya menegaskan.

Menutup amanatnya, Yota Balad mengajak para pemuda untuk terus menyalakan api perjuangan dengan semangat persatuan dan cinta tanah air.

“Mari kita buktikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar. Demi Indonesia Raya yang kuat, adil, makmur, dan disegani dunia,” katanya.

Wali Kota juga berharap para pemuda, khususnya di Kota Pariaman, tidak terlena oleh kemajuan zaman. Ia mengingatkan agar generasi muda tetap menjadi perekat kebersamaan.

“Jadilah pemersatu, bukan pemecah. Jadilah pribadi yang merangkul, bukan memukul,” pesan Yota.

Upacara yang berlangsung meriah itu turut dihadiri Ketua TP-PKK Kota Pariaman Ny. Yosnely Balad, Ketua GOW Ny. Dina Mulyadi, serta berbagai organisasi kepemudaan seperti Pemuda Pancasila, KNPI, Karang Taruna, dan PMI Kota Pariaman. Kegiatan juga diikuti oleh ASN di lingkungan Pemko Pariaman, perwakilan BEM perguruan tinggi, serta pelajar SMA se-Kota Pariaman. (rn/*/pzv)

Komentar